+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Security

Security Negotiation Skill

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Petugas Keamanan, Manajer Lapangan, Petugas Hubungan Masyarakat, dan Supervisor Pengamanan.

Tentang Program

Dalam menghadapi unjuk rasa, blokade, atau tuntutan masyarakat, petugas pengamanan yang mampu berunding sering kali mencegah situasi meningkat menjadi kekerasan dan kerugian yang lebih besar. Pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan negosiasi dalam konteks pengamanan, merujuk pada UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, Peraturan Kapolri No. 7 Tahun 2012 tentang penyampaian pendapat di muka umum, dan UU No. 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. Peserta akan mempelajari teknik komunikasi persuasif dan mendengarkan aktif, identifikasi kepentingan di balik tuntutan pihak yang berselisih, tahapan negosiasi dan penyusunan kesepakatan, hingga pengendalian emosi serta koordinasi dengan kepolisian bila situasi melampaui kewenangan. Dengan role play berbagai skenario, peserta diharapkan mampu bernegosiasi secara tenang dan taat hukum untuk meredakan ketegangan tanpa kekerasan. Rujukan: Perpol No. 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Karakteristik Negosiasi dalam Konteks Pengamanan. Perbedaan negosiasi keamanan dari negosiasi bisnis biasa, termasuk tekanan waktu dan risiko eskalasi.
  2. Module 2: Kerangka Hukum Penyampaian Pendapat di Muka Umum. Konteks hukum unjuk rasa dan penyampaian pendapat di muka umum.
  3. Module 3: Penanganan Konflik Sosial Menurut UU No. 7 Tahun 2012. Prinsip penanganan konflik sosial yang relevan bagi petugas pengamanan di lapangan.
  4. Module 4: Teknik Komunikasi Persuasif dan Mendengarkan Aktif. Cara membangun kepercayaan dan meredakan ketegangan melalui komunikasi yang tepat.
  5. Module 5: Mengidentifikasi Kepentingan di Balik Tuntutan. Menggali motif dan kebutuhan dasar pihak yang berselisih untuk menemukan solusi.
  6. Module 6: Tahapan Negosiasi dan Penyusunan Kesepakatan. Alur negosiasi dari pembukaan hingga tercapainya kesepakatan yang dapat diterima.
  7. Module 7: Pengendalian Emosi di Bawah Tekanan. Teknik menjaga ketenangan diri saat menghadapi situasi yang memanas.
  8. Module 8: Koordinasi dengan Kepolisian saat Melampaui Kewenangan. Menentukan kapan dan bagaimana melibatkan aparat berwenang.
  9. Module 9: Role Play Negosiasi pada Berbagai Skenario. Simulasi menghadapi unjuk rasa, blokade, dan tuntutan masyarakat.

Kompetensi Teknis

Program Security Negotiation Skill dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) memahami kerangka hukum penyampaian pendapat di muka umum; (2) menerapkan teknik komunikasi persuasif dan mendengarkan aktif; (3) mengidentifikasi kepentingan di balik tuntutan; (4) memahami tahapan negosiasi dan penyusunan kesepakatan; (5) mengendalikan emosi di bawah tekanan; dan (6) menerapkan koordinasi dengan kepolisian saat melampaui kewenangan. Kompetensi ini berkontribusi pada keamanan korporat, kesiapsiagaan terhadap ancaman, dan keberlangsungan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) negosiator keamanan yang terbiasa meredakan massa dan konflik sosial di sekitar fasilitas dengan komunikasi persuasif yang tetap patuh hukum.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Security dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Security

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.