+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Security

Pelatihan Incident Investigasi Security

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Investigator Internal, Manajer Keamanan, Petugas HSSE, dan Staf Kepatuhan.

Tentang Program

Setiap insiden keamanan menyimpan pelajaran, tetapi hanya investigasi yang sistematis yang dapat mengungkap akar penyebabnya dan mencegah kejadian serupa berulang. Program pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi menyelidiki insiden keamanan di lingkungan kerja, merujuk pada UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3, dan Peraturan Kepala Kepolisian No. 24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan/atau Instansi/Lembaga Pemerintah. Peserta akan mempelajari pengamanan lokasi kejadian dan pelestarian bukti, pengumpulan keterangan saksi dan data pendukung, analisis akar penyebab menggunakan metode seperti 5 Whys dan fishbone, hingga penyusunan laporan dan rekomendasi tindakan korektif. Dengan studi kasus insiden keamanan nyata, peserta diharapkan mampu menyelidiki insiden dan menghasilkan rekomendasi yang memperkuat sistem pengamanan. Rujukan: KUHAP (UU No. 8 Tahun.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Mengapa Investigasi Sistematis Penting bagi Insiden Keamanan. Manfaat investigasi yang terstruktur dibandingkan penanganan yang sekadar reaktif.
  2. Module 2: Kerangka UU No. 1 Tahun 1970 dan PP No. 50 Tahun 2012. Dasar hukum keselamatan kerja yang relevan dengan investigasi insiden.
  3. Module 3: Keterkaitan dengan Perkap No. 24 Tahun 2007 tentang SMP. Bagaimana investigasi insiden menjadi bagian dari siklus perbaikan SMP.
  4. Module 4: Mengamankan Lokasi Kejadian dan Melestarikan Bukti. Langkah awal menjaga keutuhan bukti sebelum investigasi dimulai.
  5. Module 5: Mengumpulkan Keterangan Saksi dan Data Pendukung. Teknik wawancara dan pengumpulan data yang relevan dengan insiden.
  6. Module 6: Analisis Akar Penyebab Menggunakan 5 Whys dan Fishbone. Metode sistematis menemukan penyebab mendasar, bukan hanya gejala permukaan.
  7. Module 7: Menyusun Laporan dan Rekomendasi Tindakan Korektif. Format laporan yang menghubungkan temuan dengan tindakan pencegahan.
  8. Module 8: Klasifikasi Tingkat Keparahan Insiden Keamanan. Teknik mengklasifikasikan insiden berdasarkan tingkat keparahannya.
  9. Module 9: Komunikasi Hasil Investigasi kepada Pemangku Kepentingan. Teknik mengomunikasikan hasil investigasi kepada pihak terkait.
  10. Module 10: Praktik Investigasi pada Studi Kasus Insiden Keamanan Nyata. Latihan menyeluruh menyelidiki insiden dari awal hingga rekomendasi.

Kompetensi Teknis

Melalui program Pelatihan Incident Investigasi Security, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) mengamankan lokasi kejadian dan melestarikan bukti; (2) mengumpulkan keterangan saksi dan data pendukung; (3) menganalisis akar penyebab menggunakan 5 whys dan fishbone; (4) menyusun laporan dan rekomendasi tindakan korektif; (5) menguasai klasifikasi tingkat keparahan insiden keamanan; dan (6) menerapkan komunikasi hasil investigasi kepada pemangku kepentingan. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keamanan korporat, kesiapsiagaan terhadap ancaman, dan keberlangsungan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) investigator insiden keamanan yang membimbing peserta mengamankan lokasi kejadian dan menyusun penyelidikan yang sistematis.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Security dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Security

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.