+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Security

Intelijen untuk Operator

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Operator Lapangan, Petugas Keamanan, Petugas Pos, dan Anggota Regu Keamanan.

Tentang Program

Operator di lapangan, pabrik, atau terminal adalah pihak yang paling sering melihat hal janggal terlebih dahulu, tetapi belum tentu tahu mana yang layak dilaporkan dan bagaimana caranya. Pelatihan ini membekali operator dengan kewaspadaan intelijen dasar, dengan tetap menghormati bahwa kegiatan intelijen negara diatur dalam UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara dan kewenangan pengamanan perusahaan dibatasi oleh Peraturan Kepolisian No. 4 Tahun 2020. Peserta akan mempelajari pengenalan perilaku dan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas, teknik mengamati dan mengingat detail secara akurat, prosedur melaporkan temuan melalui jalur yang benar, hingga menjaga kerahasiaan informasi operasional. Dengan simulasi pengamatan di lingkungan kerja, peserta diharapkan menjadi mata dan telinga perusahaan yang waspada tanpa melampaui batas kewenangannya.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Peran Operator sebagai Mata dan Telinga Perusahaan. Posisi operator lapangan sebagai sumber informasi pertama tentang kondisi tidak biasa.
  2. Module 2: Batas Kewenangan Operator dalam Kegiatan Intelijen. Penegasan bahwa kegiatan intelijen negara diatur UU No. 17 Tahun 2011 dan operator hanya berperan sebagai pelapor.
  3. Module 3: Mengenali Perilaku dan Aktivitas Mencurigakan. Ciri-ciri perilaku yang layak diwaspadai di sekitar fasilitas kerja.
  4. Module 4: Teknik Mengamati dan Mengingat Detail Secara Akurat. Cara menangkap informasi penting tanpa menimbulkan kecurigaan.
  5. Module 5: Prosedur Melaporkan Temuan melalui Jalur yang Benar. Alur pelaporan internal yang harus diikuti operator saat menemukan kejanggalan.
  6. Module 6: Menjaga Kerahasiaan Informasi Operasional. Prinsip dasar melindungi informasi sensitif perusahaan dari pihak luar.
  7. Module 7: Koordinasi dengan Petugas Keamanan dan Pengawas Langsung. Alur komunikasi operator dengan personel keamanan setempat saat temuan disampaikan.
  8. Module 8: Perbedaan Mengamati dan Menginterpretasi Kejadian. Memisahkan fakta objektif dari interpretasi pribadi saat melapor.
  9. Module 9: Etika Operator dalam Menjaga Objektivitas Laporan. Prinsip etika yang menjaga objektivitas laporan operator lapangan.
  10. Module 10: Simulasi Pengamatan di Lingkungan Kerja. Latihan mengenali dan melaporkan situasi mencurigakan pada skenario kerja sehari-hari.

Kompetensi Teknis

Program Intelijen untuk Operator dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) memahami batas kewenangan operator dalam kegiatan intelijen; (2) mengenali perilaku dan aktivitas mencurigakan; (3) menerapkan teknik mengamati dan mengingat detail secara akurat; (4) menjaga kerahasiaan informasi operasional; (5) menerapkan koordinasi dengan petugas keamanan dan pengawas langsung; dan (6) memahami perbedaan mengamati dan menginterpretasi kejadian. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keamanan korporat, kesiapsiagaan terhadap ancaman, dan keberlangsungan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) intelijen lapangan yang mengajarkan operator mengenali perilaku mencurigakan dan mengingat detail penting dengan batas kewenangan yang jelas.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Security dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Security

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.