+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Legal

Pelatihan Legal Interpretation

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Advokat dan legal counsel.

Tentang Program

Berbeda dari analisis dokumen regulasi pada umumnya, pelatihan ini menyoroti bagaimana hakim dan pengadilan menafsirkan hukum dalam praktik peradilan sesungguhnya melalui kajian yurisprudensi Mahkamah Agung. Materi membahas metode penafsiran hukum dari perspektif putusan pengadilan, memberikan wawasan bagaimana suatu ketentuan yang sama dapat ditafsirkan berbeda oleh majelis hakim yang berbeda. Peserta akan mempelajari teknik menelusuri dan membaca yurisprudensi Mahkamah Agung sebagai rujukan interpretasi hukum, cara mengidentifikasi pola penafsiran hakim atas ketentuan yang multitafsir, hingga strategi menyusun argumentasi hukum yang selaras dengan kecenderungan putusan pengadilan terkini. Dengan studi kasus yurisprudensi yang mengubah cara pandang penafsiran suatu ketentuan, peserta diharapkan mampu menafsirkan hukum secara lebih realistis sesuai praktik peradilan.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Kedudukan Yurisprudensi Menurut Sistem Hukum Indonesia. Pengantar kekuatan mengikat putusan Mahkamah Agung dalam sistem hukum tertulis.
  2. Module 2: Yurisprudensi dan Kekuatan Putusan di Indonesia. Kedudukan putusan sebelumnya dalam sistem hukum tertulis dan pengaruhnya pada hakim berikutnya.
  3. Module 3: Menelusuri dan Membaca Putusan Mahkamah Agung. Teknik menemukan putusan yang relevan dan memahami susunan pertimbangannya.
  4. Module 4: Mengidentifikasi Kaidah Hukum dari Putusan. Memisahkan kaidah yang berlaku umum dari pertimbangan khusus kasus.
  5. Module 5: Pola Penafsiran Hakim atas Norma Multitafsir. Menemukan kecenderungan metode yang dipakai majelis pada pasal yang sama.
  6. Module 6: Mengapa Putusan atas Pasal yang Sama Bisa Berbeda. Faktor fakta, pembuktian, dan pendekatan majelis yang memengaruhi hasil.
  7. Module 7: Rumusan Kamar Mahkamah Agung dan Keseragaman Tafsir. Peran pedoman internal MA dalam menyeragamkan penerapan hukum.
  8. Module 8: Membangun Argumen Interpretatif dari Yurisprudensi. Menyusun dalil yang mengutip putusan secara akurat dan relevan.
  9. Module 9: Menilai Risiko Penafsiran dalam Pendapat Hukum. Menyatakan tingkat kepastian ketika tafsir pengadilan belum seragam.
  10. Module 10: Studi Kasus: Satu Pasal, Beberapa Putusan. Membandingkan putusan-putusan dan menyimpulkan arah penafsiran.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program Pelatihan Legal Interpretation, peserta mampu: (1) memahami yurisprudensi dan kekuatan putusan di indonesia; (2) menelusuri dan membaca putusan mahkamah agung; (3) mengidentifikasi kaidah hukum dari putusan; (4) memahami pola penafsiran hakim atas norma multitafsir; (5) menguasai rumusan kamar mahkamah agung dan keseragaman tafsir; dan (6) membangun argumen interpretatif dari yurisprudensi. Capaian tersebut mendukung kepatuhan hukum, mitigasi risiko hukum, dan kualitas pengambilan keputusan korporasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang hukum bisnis dan korporasi yang menangani langsung yurisprudensi dan kekuatan putusan di indonesia dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Legal dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Legal

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.