+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Legal

Contracting Strategy

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Manajer pengadaan, procurement strategist, dan legal counsel.

Tentang Program

Strategi kontrak yang baik dimulai jauh sebelum dokumen perjanjian disusun, yaitu pada tahap perencanaan bagaimana suatu pengadaan atau kerja sama seharusnya distrukturkan untuk mendukung tujuan bisnis. Pelatihan ini membahas perumusan strategi kontrak dengan mempertimbangkan prinsip pengadaan yang efisien sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi konteks sektor publik, serta praktik strategic sourcing di sektor swasta. Peserta akan mempelajari pemilihan jenis kontrak yang sesuai risiko proyek (lump sum, unit price, cost plus), strategi alokasi risiko antara para pihak, hingga penyusunan roadmap kontrak jangka panjang yang selaras dengan strategi bisnis organisasi. Dengan studi kasus perencanaan kontrak pada proyek berskala besar, peserta diharapkan mampu merancang strategi kontrak yang mendukung efisiensi biaya dan keberhasilan proyek.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Peran Strategi Kontrak dalam Tujuan Bisnis. Menghubungkan tujuan kerja sama dengan pilihan struktur kontrak sebelum dokumen disusun.
  2. Module 2: Analisis Kebutuhan, Pasar, dan Make-or-Buy. Menilai apakah kebutuhan dipenuhi sendiri atau melalui pihak ketiga serta kondisi pasar pemasok.
  3. Module 3: Pemaketan Pekerjaan dan Strategi Sumber Pasokan. Menentukan ukuran paket, jumlah penyedia, dan pendekatan sole source atau kompetitif.
  4. Module 4: Memilih Tipe Kontrak Berdasarkan Profil Risiko. Menyesuaikan harga tetap, harga satuan, atau berbasis biaya dengan kejelasan lingkup dan risiko.
  5. Module 5: Insentif Kinerja dan Skema Bonus-Malus. Merancang imbalan yang mendorong hasil dan konsekuensi atas kinerja di bawah standar.
  6. Module 6: Alokasi Risiko dan Mekanisme Jaminan. Siapa yang menanggung risiko tertentu dan bagaimana dijamin.
  7. Module 7: Kepatuhan pada Prinsip Pengadaan. Menyelaraskan strategi dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan persaingan sehat dalam Perpres Pengadaan Barang/Jasa.
  8. Module 8: Strategi Negosiasi dan BATNA. Menentukan tujuan, batas, dan alternatif terbaik sebelum negosiasi.
  9. Module 9: Manajemen Hubungan Pemasok. Kemitraan jangka panjang, evaluasi berkala, dan pengembangan pemasok.
  10. Module 10: Menyusun Rencana Strategi Kontrak. Menyatukan analisis menjadi dokumen strategi yang dapat disetujui manajemen.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program Contracting Strategy, peserta mampu: (1) menganalisis kebutuhan, pasar, dan Make-or-Buy; (2) menguasai pemaketan pekerjaan dan strategi sumber pasokan; (3) memilih tipe kontrak berdasarkan profil risiko; (4) menguasai alokasi risiko dan mekanisme jaminan; (5) menerapkan kepatuhan pada prinsip pengadaan; dan (6) merumuskan strategi negosiasi dan BATNA. Kompetensi ini berkontribusi pada kepatuhan hukum, mitigasi risiko hukum, dan kualitas pengambilan keputusan korporasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang hukum bisnis dan korporasi yang menangani langsung strategi negosiasi dan BATNA dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Legal dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Legal

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.