+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Legal

Advanced Legal Interviewing and Investigation Techniques

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Investigator internal dan legal counsel senior.

Tentang Program

Melanjutkan dari keterampilan dasar wawancara investigasi, program tingkat lanjut ini membahas teknik interogasi forensik yang lebih kompleks, termasuk wawancara terhadap pelapor pelanggaran (whistleblower) yang memerlukan pendekatan berbeda dari saksi biasa. Materi merujuk pada UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban sebagai kerangka perlindungan bagi pelapor dan saksi dalam investigasi internal. Peserta akan mempelajari teknik Cognitive Interview yang meningkatkan akurasi ingatan saksi, deteksi tanda-tanda kebohongan dalam wawancara investigatif, protokol khusus mewawancarai whistleblower agar identitasnya tetap terlindungi, hingga penyusunan laporan investigasi yang dapat digunakan sebagai dasar tindakan hukum lebih lanjut. Dengan simulasi wawancara investigasi kasus kompleks, peserta tingkat lanjut diharapkan mampu menangani investigasi internal yang sensitif secara profesional.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Investigasi Internal Tingkat Lanjut: Ruang Lingkup dan Strategi. Menetapkan tujuan, batas, dan urutan wawancara pada kasus yang kompleks dan sensitif.
  2. Module 2: Wawancara Kognitif untuk Meningkatkan Akurasi Ingatan Saksi. Teknik memulihkan konteks dan menghindari pertanyaan yang menuntun.
  3. Module 3: Wawancara Pelapor Pelanggaran dan Kerangka Perlindungannya. Pendekatan khusus terhadap whistleblower dengan rujukan UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.
  4. Module 4: Wawancara terhadap Terduga Pelaku dan Batas Hukumnya. Menjaga keabsahan keterangan, hak terduga, dan risiko tekanan yang tidak patut.
  5. Module 5: Menghadapi Narasumber yang Menolak, Berbelit, atau Emosional. Strategi menjaga kendali wawancara tanpa mengintimidasi.
  6. Module 6: Batas Ilmiah Deteksi Kebohongan dan Indikator Perilaku. Mengapa tanda-tanda perilaku bukan bukti dan cara menggunakannya hanya sebagai petunjuk awal.
  7. Module 7: Menghubungkan Keterangan dengan Bukti Dokumen dan Digital. Menguji konsistensi pernyataan terhadap catatan, surel, dan data sistem.
  8. Module 8: Wawancara Multi-Saksi: Independensi dan Konsistensi. Mengelola urutan, pemisahan narasumber, dan pembandingan keterangan.
  9. Module 9: Privilese dan Kerahasiaan selama Investigasi. Melindungi hasil investigasi dan komunikasi hukum dari pengungkapan yang tidak perlu.
  10. Module 10: Simulasi Investigasi Tingkat Lanjut. Latihan kasus terpadu dengan penilaian teknik wawancara dan dokumentasi.

Kompetensi Teknis

Melalui program Advanced Legal Interviewing and Investigation Techniques, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) memahami wawancara kognitif untuk meningkatkan akurasi ingatan saksi; (2) menguasai wawancara pelapor pelanggaran dan kerangka perlindungannya; (3) menerapkan wawancara terhadap terduga pelaku dan batas hukumnya; (4) menguasai batas ilmiah deteksi kebohongan dan indikator perilaku; (5) menghubungkan keterangan dengan bukti dokumen dan digital; dan (6) memahami wawancara Multi-Saksi: independensi dan konsistensi. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap kepatuhan hukum, mitigasi risiko hukum, dan kualitas pengambilan keputusan korporasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang hukum bisnis dan korporasi yang berpengalaman memandu wawancara pelapor pelanggaran dan kerangka perlindungannya melalui kasus nyata.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Legal dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Legal

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.