+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Mining

Resolusi Konflik di Kawasan Pertambangan Mineral dan Batubara

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Community Relations Officer, Social Officer, Mediator, dan Manajer Hubungan Masyarakat.

Tentang Program

Kehadiran tambang seringkali memicu konflik sosial dengan masyarakat sekitar terkait berbagai isu seperti lahan, lingkungan, atau ketenagakerjaan yang memerlukan penanganan yang tepat. Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi menangani dan menyelesaikan konflik sosial, mengadaptasi prinsip resolusi konflik dan mediasi yang relevan dengan konteks kawasan pertambangan. Peserta akan mempelajari identifikasi akar penyebab konflik sosial di kawasan tambang, teknik mediasi antara perusahaan dan masyarakat yang berkonflik, negosiasi penyelesaian yang adil bagi semua pihak, hingga pencegahan eskalasi konflik menjadi tindakan anarkis. Dengan simulasi penanganan konflik dari berbagai skenario kasus nyata, peserta diharapkan mampu menangani dan menyelesaikan konflik sosial di kawasan pertambangan secara profesional dan damai. Rujukan: UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Resolusi Konflik pada Konteks Pertambangan. Pengantar resolusi konflik dan mediasi dalam konteks pertambangan.
  2. Module 2: Teknik Mediasi Antara Perusahaan dan Masyarakat. Metode menjembatani perbedaan kepentingan secara konstruktif.
  3. Module 3: Negosiasi Penyelesaian yang Adil bagi Semua Pihak. Prinsip negosiasi yang menjaga keseimbangan kepentingan.
  4. Module 4: Pencegahan Eskalasi Konflik Menjadi Tindakan Anarkis. Strategi meredam konflik sebelum berkembang menjadi kekerasan.
  5. Module 5: Identifikasi Akar Penyebab Konflik Lahan Tambang. Teknik mengidentifikasi sumber konflik antara perusahaan dan masyarakat.
  6. Module 6: Teknik Mediasi dalam Resolusi Konflik Pertambangan. Metode memediasi konflik antara perusahaan dan masyarakat sekitar tambang.
  7. Module 7: Pendekatan Dialog Multipihak dalam Penyelesaian Konflik. Teknik memfasilitasi dialog antara berbagai pihak yang berkonflik.
  8. Module 8: Studi Kasus Resolusi Konflik Pertambangan yang Berhasil. Menganalisis kasus resolusi konflik yang berhasil diselesaikan.
  9. Module 9: Simulasi Penanganan Konflik dari Berbagai Skenario. Latihan menangani konflik sosial pada kasus yang beragam.

Kompetensi Teknis

Program Resolusi Konflik di Kawasan Pertambangan Mineral dan Batubara dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) menerapkan teknik mediasi antara perusahaan dan masyarakat; (2) melakukan negosiasi penyelesaian yang adil bagi semua pihak; (3) mencegah eskalasi konflik menjadi tindakan anarkis; (4) mengidentifikasi akar penyebab konflik lahan tambang; (5) menerapkan teknik mediasi dalam resolusi konflik pertambangan; dan (6) menerapkan pendekatan dialog multipihak dalam penyelesaian konflik. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan operasi tambang, kepatuhan regulasi, dan produktivitas perusahaan.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) mediator konflik tambang yang mengajarkan negosiasi penyelesaian yang adil serta pencegahan eskalasi sengketa dengan masyarakat.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Mining dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Mining

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.