+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Mining

Pengawas Operasional Utama (POU)

70% Practical, 30% Theoretical Sertifikat BNSP Calon Pemegang Sertifikat POU, Pengawas Operasional Madya, Kepala Teknik Tambang, dan Manajer Operasi Tambang.

Tentang Program

Sebagai jenjang tertinggi dalam profesi pengawas operasional tambang, Pengawas Operasional Utama (POU) memegang tanggung jawab penuh atas keseluruhan operasional tambang termasuk pengambilan keputusan strategis terkait keselamatan. Sertifikasi ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 sebagai jenjang puncak kompetensi pengawas operasional pertambangan Indonesia. Peserta akan mempelajari perumusan kebijakan keselamatan operasional tingkat tambang secara menyeluruh, pengambilan keputusan strategis saat terjadi insiden besar, koordinasi dengan seluruh jenjang pengawas di bawahnya, hingga pertanggungjawaban kepada Kepala Teknik Tambang atas seluruh aspek keselamatan operasional. Dengan asesmen kompetensi tingkat tertinggi yang komprehensif, peserta diharapkan memperoleh sertifikasi POU yang menjadi syarat memimpin pengawasan operasional tambang secara keseluruhan.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Peran POU sebagai Jenjang Tertinggi Pengawas Operasional. Pengantar tanggung jawab menyeluruh pengawas operasional utama atas keselamatan operasional tambang.
  2. Module 2: PMB.PO02.017.01 — Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Pengawas Operasional Utama. Kewajiban pokok POU dalam memimpin pengawasan operasional tambang secara keseluruhan.
  3. Module 3: PMB.PO02.021.01 — Mengevaluasi Penerapan Kaidah Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara. Menilai efektivitas penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik di seluruh area tambang.
  4. Module 4: Kebijakan Keselamatan Operasional Tingkat Tambang. Merumuskan arah kebijakan keselamatan yang berlaku menyeluruh di bawah kewenangan POU.
  5. Module 5: Pengambilan Keputusan Strategis saat Insiden Besar. Kewenangan dan pertimbangan POU dalam menangani insiden berskala besar.
  6. Module 6: Koordinasi Seluruh Jenjang Pengawas di Bawahnya. Mengarahkan dan menyelaraskan kerja POM dan POP dalam satu kesatuan sistem pengawasan.
  7. Module 7: Pertanggungjawaban kepada KTT/PTL. Pelaporan dan akuntabilitas POU atas keseluruhan aspek keselamatan operasional.
  8. Module 8: Persiapan Uji Kompetensi POU. Simulasi asesmen sesuai skema sertifikasi Pengawas Operasional Utama.

Kompetensi Teknis

Program Pengawas Operasional Utama (POU) pada Pertambangan dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas operasional utama; (2) mengevaluasi penerapan kaidah teknis pertambangan mineral dan batubara; (3) merumuskan kebijakan keselamatan operasional tingkat tambang; (4) mengambil keputusan strategis saat insiden besar; (5) menguasai koordinasi seluruh jenjang pengawas di bawahnya; dan (6) menerapkan pertanggungjawaban kepada KTT/PTL. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan operasi tambang, kepatuhan regulasi, dan produktivitas perusahaan serta kesiapan memenuhi persyaratan kompetensi pada skema sertifikasi terkait.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) mantan pimpinan operasional tambang yang kini menjadi asesor POU, menguji evaluasi kinerja dan kebijakan keselamatan di tingkat tertinggi pengawasan.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Mining dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Mining

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.