+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Mining

Investigasi Kecelakaan Tambang

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Investigator Kecelakaan Tambang, Petugas K3, HSE Officer, dan Pengawas Operasional.

Tentang Program

Setiap kecelakaan tambang perlu diselidiki secara sistematis untuk mengungkap akar penyebab dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi investigasi kecelakaan tambang, merujuk pada pedoman investigasi kecelakaan yang ditetapkan Kementerian ESDM serta UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Peserta akan mempelajari metodologi pengumpulan bukti di lokasi kecelakaan tambang, teknik wawancara saksi dan korban kecelakaan, analisis akar penyebab menggunakan pendekatan sistematis seperti fault tree analysis, hingga penyusunan laporan investigasi yang memenuhi standar pelaporan kepada instansi berwenang. Dengan studi kasus investigasi kecelakaan tambang yang pernah terjadi, peserta diharapkan mampu menyelidiki kecelakaan tambang secara sistematis dan objektif.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Investigasi Kecelakaan Tambang. Pengantar investigasi kecelakaan tambang dan tujuan penelusuran penyebabnya.
  2. Module 2: Teknik Wawancara Saksi dan Korban Kecelakaan. Metode menggali keterangan secara etis dari pihak terkait.
  3. Module 3: Analisis Akar Penyebab Menggunakan Fault Tree Analysis. Pendekatan sistematis menemukan penyebab mendasar kecelakaan.
  4. Module 4: Penyusunan Laporan Investigasi Sesuai Standar Pelaporan. Format laporan yang memenuhi persyaratan pelaporan kepada instansi berwenang.
  5. Module 5: Klasifikasi Kecelakaan Tambang Berdasarkan Tingkat Keparahan. Pengelompokan kecelakaan berdasarkan dampak yang ditimbulkan.
  6. Module 6: Pengamanan Lokasi Kejadian Kecelakaan Tambang. Prosedur mengamankan lokasi sebelum investigasi dimulai.
  7. Module 7: Pelaporan Kecelakaan kepada Inspektur Tambang. Prosedur pelaporan sesuai ketentuan kepada instansi pengawas.
  8. Module 8: Rekomendasi Tindakan Korektif Pascakecelakaan. Teknik menyusun rekomendasi agar kecelakaan serupa tidak terulang.
  9. Module 9: Studi Kasus Investigasi Kecelakaan Tambang. Menganalisis kasus kecelakaan nyata untuk pembelajaran.

Kompetensi Teknis

Program Investigasi Kecelakaan Tambang dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) menerapkan teknik wawancara saksi dan korban kecelakaan; (2) menganalisis akar penyebab menggunakan fault tree analysis; (3) menyusun laporan investigasi sesuai standar pelaporan; (4) memahami klasifikasi kecelakaan tambang berdasarkan tingkat keparahan; (5) melaksanakan pengamanan lokasi kejadian kecelakaan tambang; dan (6) menyusun pelaporan kecelakaan kepada inspektur tambang. Kompetensi ini berkontribusi pada keselamatan operasi tambang, kepatuhan regulasi, dan produktivitas perusahaan.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) investigator kecelakaan tambang yang mengajarkan wawancara saksi, analisis akar penyebab, dan penyusunan laporan investigasi.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Mining dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Mining

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.