+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Logistic

Risk Lab.Pengujian BBM Penerbangan

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Manajer Laboratorium BBM Penerbangan, Quality Manager, Quality Control Officer, dan Analis Laboratorium.

Tentang Program

Berbeda dari fokus teknis pengujian mutu, pelatihan ini secara khusus membahas pengelolaan risiko yang melekat pada aktivitas laboratorium pengujian BBM penerbangan, mengingat bahan kimia dan sampel yang ditangani berpotensi berbahaya bagi petugas laboratorium. Materi merujuk pada prinsip keselamatan kerja laboratorium dalam UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta standar Joint Inspection Group (JIG) untuk laboratorium bahan bakar penerbangan. Peserta akan mempelajari identifikasi bahaya kimia dan fisik di laboratorium pengujian BBM penerbangan, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, penanganan tumpahan sampel bahan bakar secara aman, hingga penyusunan prosedur tanggap darurat laboratorium. Dengan studi kasus insiden keselamatan laboratorium yang pernah terjadi, peserta diharapkan mampu mengelola risiko keselamatan kerja di laboratorium pengujian BBM penerbangan secara komprehensif.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Manajemen Risiko Laboratorium. Pengantar manajemen risiko untuk konteks laboratorium pengujian BBM penerbangan.
  2. Module 2: Identifikasi Risiko Spesifik Laboratorium BBM Penerbangan. Jenis risiko yang khas pada aktivitas pengujian bahan bakar penerbangan.
  3. Module 3: Penilaian Dampak Kesalahan Pengujian Terhadap Keselamatan. Analisis konsekuensi ketika hasil pengujian tidak akurat.
  4. Module 4: Pengendalian Risiko Kontaminasi Silang Sampel. Teknik mencegah kontaminasi antarsampel selama pengujian.
  5. Module 5: Penyusunan Rencana Mitigasi Risiko Laboratorium. Menyusun langkah mitigasi berdasarkan hasil identifikasi risiko.
  6. Module 6: Penilaian Risiko Pengambilan dan Penanganan Contoh Avtur. Teknik menilai risiko kesalahan pengambilan dan penanganan contoh avtur.
  7. Module 7: Risiko Bahan Kimia dan Kebakaran di Ruang Uji. Pengenalan bahaya bahan kimia dan sumber api pada laboratorium BBM penerbangan.
  8. Module 8: Pengendalian Risiko Kesalahan Hasil Uji dan Pelaporan. Teknik menekan risiko hasil uji keliru melalui pemeriksaan ganda dan verifikasi.
  9. Module 9: Rencana Tanggap Darurat dan Kesinambungan Layanan Laboratorium. Teknik menyiapkan rencana darurat agar layanan pengujian tetap berjalan.

Kompetensi Teknis

Program Risk Lab.Pengujian BBM Penerbangan dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) mengidentifikasi risiko spesifik laboratorium BBM penerbangan; (2) menilai dampak kesalahan pengujian terhadap keselamatan; (3) mengendalikan risiko kontaminasi silang sampel; (4) menyusun rencana mitigasi risiko laboratorium; (5) menilai risiko pengambilan dan penanganan contoh avtur; dan (6) menerapkan risiko bahan kimia dan kebakaran di ruang uji. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap efisiensi rantai pasok, ketepatan layanan, dan pengendalian biaya logistik.

Persyaratan

Staff yang menjalankan fungsi logistik atau rantai pasok di organisasinya.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang logistik dan rantai pasok yang terbiasa mengajarkan penilaian risiko pengambilan dan penanganan contoh avtur kepada peserta lintas fungsi.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Logistic dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Logistic

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.