+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Logistic

Lab Pengujian BBM Non Penerbangan

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Analis Laboratorium BBM, Quality Control Officer, Teknisi Laboratorium, dan Supervisor Laboratorium.

Tentang Program

Setiap batch bahan bakar minyak non-penerbangan yang beredar di pasar wajib memenuhi spesifikasi mutu yang ditetapkan sebelum didistribusikan ke konsumen. Pelatihan ini membahas pengujian laboratorium BBM non-penerbangan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) spesifikasi bahan bakar minyak serta ketentuan teknis Kementerian ESDM terkait mutu BBM. Peserta akan mempelajari parameter uji kualitas BBM seperti densitas, titik nyala, dan kandungan sulfur, penggunaan peralatan laboratorium standar untuk pengujian BBM, interpretasi hasil uji terhadap ambang batas spesifikasi SNI, hingga dokumentasi hasil pengujian sebagai dasar penerbitan sertifikat mutu. Dengan praktik pengujian sampel BBM di laboratorium simulasi, peserta diharapkan mampu menjalankan fungsi pengujian laboratorium BBM non-penerbangan secara akurat sesuai standar yang berlaku.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Spesifikasi BBM Non-Penerbangan. Pengantar spesifikasi mutu BBM non-penerbangan yang diuji di laboratorium.
  2. Module 2: Parameter Pengujian Mutu BBM Non-Penerbangan. Parameter kunci yang diuji untuk memastikan kesesuaian spesifikasi.
  3. Module 3: Prosedur Pengujian Laboratorium Sesuai Standar ASTM. Metode pengujian baku yang digunakan laboratorium BBM.
  4. Module 4: Interpretasi Hasil Uji Terhadap Spesifikasi yang Ditetapkan. Teknik menafsirkan hasil uji dibandingkan standar yang berlaku.
  5. Module 5: Praktik Pengujian Mutu BBM di Laboratorium. Latihan langsung melakukan pengujian mutu BBM non-penerbangan.
  6. Module 6: Persiapan Contoh dan Pengendalian Kondisi Laboratorium. Teknik menyiapkan contoh BBM dan menjaga kondisi ruang uji agar hasil konsisten.
  7. Module 7: Interpretasi Hasil Uji terhadap Batas Spesifikasi. Teknik membaca hasil uji dan menentukan kesesuaiannya terhadap spesifikasi.
  8. Module 8: Kalibrasi dan Verifikasi Peralatan Uji Laboratorium. Teknik menjaga akurasi alat uji melalui kalibrasi dan pengecekan berkala.
  9. Module 9: Pencatatan Hasil dan Penerbitan Laporan Uji. Teknik mencatat data uji secara tertib dan menyusun laporan hasil pengujian.

Kompetensi Teknis

Melalui program Lab Pengujian BBM Non Penerbangan, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) memahami parameter pengujian mutu BBM Non-Penerbangan; (2) menguasai prosedur pengujian laboratorium sesuai standar ASTM; (3) menerapkan interpretasi hasil uji terhadap spesifikasi yang ditetapkan; (4) memahami praktik pengujian mutu BBM di laboratorium; (5) melakukan persiapan contoh dan pengendalian kondisi laboratorium; dan (6) menerapkan interpretasi hasil uji terhadap batas spesifikasi. Kompetensi ini berkontribusi pada efisiensi rantai pasok, ketepatan layanan, dan pengendalian biaya logistik.

Persyaratan

Staff yang menjalankan fungsi logistik atau rantai pasok di organisasinya.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang logistik dan rantai pasok yang berpengalaman memandu praktik pengujian mutu BBM di laboratorium melalui kasus nyata.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Logistic dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Logistic

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.