+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Logistic

Improving Building and Facility Management through Analysis

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Facility Management Analyst, Facility Manager, Building Engineer, dan Asset Analyst.

Tentang Program

Sebagai modul ketiga dari rangkaian pengembangan, program ini mengulas cara meningkatkan kualitas manajemen gedung dan fasilitas melalui analisis data operasional yang telah berjalan, setelah peserta menguasai penerapan dasar pada modul sebelumnya. Materi membahas evaluasi kinerja facility management dengan tetap berpijak pada standar keselamatan bangunan yang berlaku. Peserta akan mempelajari teknik menganalisis data konsumsi energi dan biaya pemeliharaan gedung, identifikasi pola kerusakan berulang yang perlu ditangani secara struktural, penyusunan rekomendasi perbaikan berbasis data operasional, hingga pengukuran kepuasan penghuni gedung sebagai indikator kualitas layanan. Dengan studi kasus analisis data operasional gedung berskala besar, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas facility management berbasis data sebelum mempelajari penskalaan praktik ke seluruh organisasi. Materi mengacu pada ISO 41001:2018 tentang sistem manajemen fasilitas dan kerangka kompetensi IFMA.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Analisis Data Facility Management. Pengantar analisis data untuk meningkatkan kualitas facility management.
  2. Module 2: Pengumpulan Data Operasional Gedung dan Fasilitas. Teknik mengumpulkan data yang relevan untuk analisis kinerja.
  3. Module 3: Analisis Kinerja Energi dan Utilitas Gedung. Metode menganalisis konsumsi energi dan utilitas untuk efisiensi.
  4. Module 4: Identifikasi Peluang Perbaikan Berdasarkan Data. Cara menemukan area perbaikan dari hasil analisis data operasional.
  5. Module 5: Studi Kasus Perbaikan Facility Management Berbasis Analisis. Menganalisis kasus peningkatan kualitas menggunakan data operasional.
  6. Module 6: Analisis Tren Biaya Pemeliharaan dan Konsumsi Energi. Teknik membaca tren biaya dan konsumsi untuk menemukan penyimpangan.
  7. Module 7: Penggunaan Indikator Kinerja Layanan Gedung. Teknik menetapkan indikator seperti waktu respons dan kepuasan penghuni.
  8. Module 8: Analisis Penyebab Gangguan Berulang pada Sistem Gedung. Teknik menelusuri sumber gangguan yang terus muncul.
  9. Module 9: Penyusunan Usulan Perbaikan Berbasis Data. Teknik menyusun usulan perbaikan dan perkiraan manfaat.

Kompetensi Teknis

Melalui program Improving Building and Facility Management through Analysis, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) mengumpulkan data operasional gedung dan fasilitas; (2) menganalisis kinerja energi dan utilitas gedung; (3) mengidentifikasi peluang perbaikan berdasarkan data; (4) menganalisis tren biaya pemeliharaan dan konsumsi energi; (5) menggunakan indikator kinerja layanan gedung; dan (6) menganalisis penyebab gangguan berulang pada sistem gedung. Kompetensi ini berkontribusi pada efisiensi rantai pasok, ketepatan layanan, dan pengendalian biaya logistik.

Persyaratan

Staff yang menjalankan fungsi logistik atau rantai pasok di organisasinya.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang logistik dan rantai pasok yang berpengalaman memandu analisis kinerja energi dan utilitas gedung melalui kasus nyata.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Logistic dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Logistic

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.