+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Logistic

Hydro Procurement

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Procurement Engineer Hydropower, Procurement Officer, Contract Engineer, dan Material Engineer.

Tentang Program

Proyek pembangkit listrik tenaga air (hydropower) memiliki kebutuhan pengadaan yang sangat spesifik, mulai dari peralatan turbin hingga jasa konstruksi bendungan, yang memerlukan keahlian pengadaan khusus. Pelatihan ini membahas pengadaan proyek hidro berdasarkan UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan serta Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi proyek yang melibatkan badan usaha milik negara. Peserta akan mempelajari spesifikasi teknis peralatan pembangkit hidro yang perlu dipahami tim pengadaan, evaluasi kualifikasi vendor peralatan turbin dan generator, penyusunan kontrak pengadaan EPC untuk proyek hidro, hingga manajemen risiko pengadaan yang spesifik pada proyek infrastruktur energi ini. Dengan studi kasus pengadaan proyek PLTA nyata, peserta diharapkan mampu menjalankan fungsi pengadaan hidro secara kompeten dan sesuai regulasi yang berlaku.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengadaan Proyek Hydropower. Pengantar pengadaan untuk kebutuhan spesifik proyek pembangkit listrik tenaga air.
  2. Module 2: Spesifikasi Pengadaan Peralatan Turbin Hydropower. Kriteria teknis pengadaan peralatan turbin yang sangat spesifik.
  3. Module 3: Pengadaan Jasa Konstruksi Bendungan. Persyaratan khusus pengadaan jasa konstruksi untuk proyek bendungan.
  4. Module 4: Manajemen Kontraktor pada Proyek Hydropower Berskala Besar. Teknik mengelola berbagai kontraktor dalam satu proyek besar.
  5. Module 5: Studi Kasus Pengadaan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air. Menganalisis kasus pengadaan pada proyek hydropower nyata.
  6. Module 6: Spesifikasi Teknis dan Kualifikasi Pemasok Komponen Hidro. Teknik menyusun spesifikasi teknis dan menilai kualifikasi pemasok komponen pembangkit hidro.
  7. Module 7: Jadwal Pengiriman dan Pengelolaan Pekerjaan Pabrikasi. Teknik memantau jadwal pabrikasi dan pengiriman peralatan hidro.
  8. Module 8: Pengelolaan Kontrak dan Jaminan untuk Pengadaan Hidro. Teknik mengelola kontrak, jaminan, dan klaim pada pengadaan peralatan hidro.
  9. Module 9: Inspeksi Pabrik, Pengujian, dan Penerimaan Peralatan Hidro. Teknik menginspeksi pabrikan, menyaksikan pengujian, dan menerima peralatan hidro.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Hydro Procurement, peserta mampu: (1) memahami spesifikasi pengadaan peralatan turbin hydropower; (2) mengelola pengadaan jasa konstruksi bendungan; (3) mengelola kontraktor pada proyek hydropower berskala besar; (4) memahami spesifikasi teknis dan kualifikasi pemasok komponen hidro; (5) menguasai jadwal pengiriman dan pengelolaan pekerjaan pabrikasi; dan (6) mengelola kontrak dan jaminan untuk pengadaan hidro. Capaian tersebut mendukung efisiensi rantai pasok, ketepatan layanan, dan pengendalian biaya logistik.

Persyaratan

Staff yang menjalankan fungsi logistik atau rantai pasok di organisasinya.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang logistik dan rantai pasok yang menangani langsung spesifikasi teknis dan kualifikasi pemasok komponen hidro dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Logistic dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Logistic

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.