+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Logistic

Freight Cost

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Freight Cost Analyst, Logistics Analyst, Freight Forwarder, dan Procurement Officer.

Tentang Program

Biaya pengangkutan (freight) seringkali menjadi komponen biaya logistik terbesar yang perlu dikelola secara cermat agar tidak menggerus margin keuntungan perusahaan. Pelatihan ini membahas analisis dan pengelolaan biaya freight lintas moda transportasi, menggunakan teknik benchmarking biaya yang lazim diterapkan dalam praktik manajemen logistik. Peserta akan mempelajari komponen-komponen yang membentuk biaya freight pada berbagai moda transportasi, teknik negosiasi tarif dengan penyedia jasa transportasi, analisis perbandingan biaya antarmoda untuk memilih opsi paling ekonomis, hingga strategi konsolidasi pengiriman untuk menekan biaya freight per unit. Dengan studi kasus optimasi biaya freight pada perusahaan dengan volume pengiriman besar, peserta diharapkan mampu mengelola biaya pengangkutan secara efektif tanpa mengorbankan kualitas layanan logistik. Perhitungan biaya mengacu pada Incoterms 2020 yang diterbitkan ICC. Rujukan: praktik ASCM.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Manajemen Biaya Freight. Pengantar pengelolaan komponen biaya pengangkutan barang.
  2. Module 2: Komponen Biaya Freight dalam Struktur Biaya Logistik. Identifikasi elemen biaya freight yang memengaruhi biaya logistik total.
  3. Module 3: Strategi Negosiasi Tarif Freight dengan Penyedia Jasa. Teknik bernegosiasi untuk mendapatkan tarif yang kompetitif.
  4. Module 4: Optimasi Rute untuk Mengurangi Biaya Freight. Metode merancang rute yang meminimalkan biaya pengangkutan.
  5. Module 5: Analisis Freight Cost Terhadap Margin Keuntungan. Cara mengevaluasi dampak biaya freight terhadap profitabilitas.
  6. Module 6: Biaya Tambahan Freight: Surcharge, Terminal Handling, dan Demurrage. Pengenalan biaya tambahan di luar tarif dasar angkutan.
  7. Module 7: Perbandingan Penawaran Freight dan Penyusunan Anggaran Angkutan. Teknik membandingkan penawaran secara setara dan menyusun anggaran.
  8. Module 8: Negosiasi Tarif Freight dan Kontrak Volume. Teknik bernegosiasi tarif dan membuat kontrak berbasis volume.
  9. Module 9: Pengendalian dan Pelaporan Realisasi Biaya Freight. Teknik memantau realisasi biaya angkutan dibanding anggaran.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Freight Cost, peserta mampu: (1) memahami komponen biaya freight dalam struktur biaya logistik; (2) merumuskan strategi negosiasi tarif freight dengan penyedia jasa; (3) menerapkan optimasi rute untuk mengurangi biaya freight; (4) menganalisis freight cost terhadap margin keuntungan; (5) menguasai biaya tambahan freight: surcharge, terminal handling, dan demurrage; dan (6) menerapkan perbandingan penawaran freight dan penyusunan anggaran angkutan. Kompetensi ini berkontribusi pada efisiensi rantai pasok, ketepatan layanan, dan pengendalian biaya logistik.

Persyaratan

Staff yang menjalankan fungsi logistik atau rantai pasok di organisasinya.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang logistik dan rantai pasok yang menangani langsung optimasi rute untuk mengurangi biaya freight dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Logistic dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Logistic

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.