+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Procurement

Training Demand & Forecasting

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Demand Planner Pengadaan, Supply Planner, Inventory Planner, dan Procurement Analyst.

Tentang Program

Perencanaan pengadaan yang tidak didasarkan pada peramalan permintaan yang akurat berisiko menghasilkan kelebihan atau kekurangan pasokan yang merugikan organisasi. Demand forecasting menjadi kompetensi penting bagi profesional pengadaan dalam merencanakan kebutuhan secara proaktif. Pelatihan ini merujuk pada praktik Association for Supply Chain Management (ASCM) sebagai standar peramalan permintaan. Peserta akan mempelajari metode peramalan kuantitatif untuk kebutuhan pengadaan, identifikasi pola permintaan musiman, integrasi hasil peramalan dengan rencana pengadaan, hingga evaluasi akurasi peramalan terhadap realisasi. Dengan praktik menyusun peramalan pada studi kasus pengadaan, peserta diharapkan mampu menerapkan demand forecasting untuk mendukung perencanaan pengadaan yang proaktif dan akurat. Kompetensi ini menjadi bekal penting bagi perencana pengadaan yang ingin menghindari kelebihan maupun kekurangan stok.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Dasar-dasar Demand Forecasting Pengadaan. Pengantar dasar-dasar peramalan permintaan untuk kebutuhan pengadaan.
  2. Module 2: Teknik Statistik Dasar Peramalan Kebutuhan Pengadaan. Metode statistik untuk memproyeksikan kebutuhan barang di masa depan.
  3. Module 3: Identifikasi Pola Permintaan Musiman. Cara mengenali pola musiman yang memengaruhi kebutuhan pengadaan.
  4. Module 4: Integrasi Hasil Peramalan dengan Rencana Pengadaan. Menerjemahkan hasil peramalan menjadi rencana pengadaan konkret.
  5. Module 5: Penggunaan Perangkat Lunak Forecasting. Pengenalan perangkat lunak yang mendukung peramalan kebutuhan.
  6. Module 6: Kolaborasi dengan Unit Bisnis dalam Forecasting. Teknik berkolaborasi dengan unit bisnis untuk menyusun forecasting akurat.
  7. Module 7: Pengukuran Akurasi Hasil Peramalan. Teknik mengukur akurasi hasil peramalan dibandingkan realisasi.
  8. Module 8: Penyusunan Laporan Forecasting untuk Manajemen. Teknik menyusun laporan forecasting yang informatif bagi manajemen.
  9. Module 9: Penyempurnaan Model Peramalan Berdasarkan Realisasi. Metode menyempurnakan model peramalan dibandingkan kebutuhan aktual.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Training Demand & Forecasting, peserta mampu: (1) menerapkan teknik statistik dasar peramalan kebutuhan pengadaan; (2) mengidentifikasi pola permintaan musiman; (3) mengintegrasikan hasil peramalan dengan rencana pengadaan; (4) menggunakan perangkat lunak forecasting; (5) menguasai kolaborasi dengan unit bisnis dalam forecasting; dan (6) mengukur akurasi hasil peramalan. Kompetensi ini berkontribusi pada efisiensi pengadaan, akuntabilitas proses, dan pengelolaan pemasok yang berkelanjutan.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) analis permintaan pengadaan yang memakai teknik statistik dasar dan mengenali pola musiman untuk meramalkan kebutuhan.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Procurement dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Procurement

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.