+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Procurement

Sertifikasi Procurement Officer

70% Practical, 30% Theoretical Sertifikat BNSP Calon Procurement Officer Bersertifikat, Procurement Officer, Buyer, dan Staf Pengadaan.

Tentang Program

Procurement officer yang tidak memiliki kompetensi yang diakui secara formal berisiko dianggap kurang kredibel dalam menjalankan fungsi pengadaan sehari-hari. Sertifikasi Procurement Officer memberikan pengakuan formal atas kompetensi menjalankan fungsi procurement officer, merujuk pada standar profesi yang diakui luas dalam disiplin procurement. Peserta akan menjalani asesmen kompetensi dalam pelaksanaan proses pengadaan operasional sehari-hari, koordinasi dengan pemasok dan pengguna internal, pengelolaan dokumen procurement yang tertib, hingga penanganan masalah operasional procurement. Kelulusan sertifikasi Procurement Officer ini memberikan pengakuan formal atas kompetensi peserta dalam menjalankan fungsi procurement officer secara profesional dan konsisten. Sertifikasi ini menjadi bekal penting bagi procurement officer yang ingin diakui kompetensinya secara profesional.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Sertifikasi Procurement Officer. Pengantar peran procurement officer dan kompetensi yang diharapkan.
  2. Module 2: Verifikasi Kompetensi Pelaksanaan Proses Pengadaan Operasional. Unit kompetensi menjalankan proses pengadaan sehari-hari.
  3. Module 3: Verifikasi Kompetensi Koordinasi dengan Pemasok dan Pengguna Internal. Unit kompetensi berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
  4. Module 4: Verifikasi Kompetensi Pengelolaan Dokumen Procurement. Unit kompetensi mengelola dokumen procurement secara tertib.
  5. Module 5: Verifikasi Kompetensi Penyusunan Dokumen Pengadaan Operasional. Unit kompetensi menyusun dokumen pengadaan untuk kebutuhan operasional.
  6. Module 6: Verifikasi Kompetensi Penanganan Masalah Operasional Pengadaan. Unit kompetensi menangani masalah yang muncul dalam operasional pengadaan.
  7. Module 7: Verifikasi Kompetensi Pelaporan Kinerja Procurement Harian. Unit kompetensi melaporkan kinerja procurement secara harian.
  8. Module 8: Penanganan Permintaan Mendesak dalam Operasional Pengadaan. Teknik memproses permintaan mendesak tanpa mengabaikan pengendalian.
  9. Module 9: Hubungan Kerja Procurement Officer dengan Unit Pengguna. Teknik membangun komunikasi yang jelas dengan pengguna barang dan jasa.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program Sertifikasi Procurement Officer, peserta mampu: (1) memahami verifikasi kompetensi pelaksanaan proses pengadaan operasional; (2) menguasai verifikasi kompetensi koordinasi dengan pemasok dan pengguna internal; (3) menerapkan verifikasi kompetensi pengelolaan dokumen procurement; (4) memahami verifikasi kompetensi penyusunan dokumen pengadaan operasional; (5) menguasai verifikasi kompetensi penanganan masalah operasional pengadaan; dan (6) menerapkan verifikasi kompetensi pelaporan kinerja procurement harian. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap efisiensi pengadaan, akuntabilitas proses, dan pengelolaan pemasok yang berkelanjutan.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) penguji procurement officer yang menilai pelaksanaan pengadaan dan koordinasi dengan unit terkait.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Procurement dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Procurement

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.