+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Weather Forecast

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Perwira Kapal, Petugas Operasional Penerbangan, Flight Dispatcher, dan Marine Officer.

Tentang Program

Keputusan operasional maritim dan penerbangan sangat bergantung pada interpretasi prakiraan cuaca yang akurat, mengingat cuaca buruk dapat membahayakan keselamatan kapal maupun pesawat. Pelatihan ini membahas interpretasi prakiraan cuaca berdasarkan standar World Meteorological Organization (WMO) serta UU No. 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang mengatur kewenangan BMKG di Indonesia. Peserta akan mempelajari cara membaca peta cuaca dan citra satelit meteorologi, interpretasi peringatan dini cuaca ekstrem seperti siklon tropis, penggunaan data cuaca untuk perencanaan rute pelayaran dan penerbangan, hingga koordinasi dengan BMKG untuk memperoleh informasi cuaca terkini. Dengan simulasi pengambilan keputusan operasional berdasarkan data cuaca, peserta diharapkan mampu menginterpretasikan prakiraan cuaca secara akurat untuk mendukung keselamatan operasional maritim dan penerbangan.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Interpretasi Prakiraan Cuaca. Pengantar interpretasi prakiraan cuaca untuk kebutuhan operasi maritim dan penerbangan.
  2. Module 2: Membaca Peta Cuaca dan Data Meteorologi. Teknik dasar menafsirkan peta cuaca untuk keperluan operasional.
  3. Module 3: Identifikasi Kondisi Cuaca Berbahaya bagi Pelayaran. Pengenalan tanda-tanda cuaca ekstrem yang membahayakan kapal.
  4. Module 4: Identifikasi Kondisi Cuaca Berbahaya bagi Penerbangan. Pengenalan tanda-tanda cuaca ekstrem yang membahayakan pesawat.
  5. Module 5: Pengambilan Keputusan Operasional Berdasarkan Prakiraan Cuaca. Teknik menggunakan data cuaca sebagai dasar keputusan operasional.
  6. Module 6: Membaca Peta Cuaca Permukaan dan Pola Tekanan. Teknik membaca peta isobar, front, dan pola tekanan untuk memperkirakan cuaca.
  7. Module 7: Prakiraan Angin, Gelombang, dan Arus untuk Pelayaran. Teknik memanfaatkan prakiraan angin dan gelombang dalam perencanaan pelayaran.
  8. Module 8: Pengenalan Fenomena Cuaca Ekstrem: Badai Tropis dan Squall. Pengenalan ciri dan bahaya cuaca ekstrem di perairan tropis.
  9. Module 9: Penggunaan Layanan dan Aplikasi Prakiraan Cuaca Maritim. Pengenalan sumber prakiraan resmi dan cara membandingkannya.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program Weather Forecast, peserta mampu: (1) membaca peta cuaca dan data meteorologi; (2) mengidentifikasi kondisi cuaca berbahaya bagi pelayaran; (3) mengidentifikasi kondisi cuaca berbahaya bagi penerbangan; (4) mengambil keputusan operasional berdasarkan prakiraan cuaca; (5) membaca peta cuaca permukaan dan pola tekanan; dan (6) menerapkan prakiraan angin, gelombang, dan arus untuk pelayaran. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang operasi maritim dan pelayaran yang menangani langsung prakiraan angin, gelombang, dan arus untuk pelayaran dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.