+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Tonnage Planning, Ship Scheduling, Bunker Scheduling & Cost Analysis

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Chartering Manager, Operations Manager, Ship Broker, dan Commercial Manager.

Tentang Program

Merencanakan perjalanan kapal niaga yang menguntungkan memerlukan integrasi berbagai elemen perencanaan sekaligus, mulai dari kapasitas muatan hingga biaya bahan bakar yang harus diperhitungkan secara cermat. Pelatihan ini membahas keempat elemen tersebut secara terpadu, mengacu pada praktik ekonomi pelayaran (voyage economics) yang berlaku luas di industri perkapalan. Peserta akan mempelajari perhitungan kapasitas tonase optimal sesuai jenis muatan, penjadwalan kapal yang mempertimbangkan komitmen kontrak charter, perencanaan pengisian bahan bakar (bunker) yang efisien secara rute, hingga analisis biaya menyeluruh untuk menentukan profitabilitas voyage. Dengan studi kasus perencanaan voyage kapal niaga yang kompleks, peserta diharapkan mampu merencanakan tonase, penjadwalan kapal, penjadwalan bunker, dan analisis biaya secara terintegrasi dan menguntungkan. Rujukan: praktik BIMCO.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Perencanaan Terintegrasi Pelayaran. Pengantar perencanaan pelayaran terpadu dari tonase hingga bunker.
  2. Module 2: Perencanaan Kapasitas Muatan (Tonnage Planning). Teknik merencanakan kapasitas muatan yang optimal untuk setiap voyage.
  3. Module 3: Penjadwalan Kapal Terintegrasi dengan Rencana Muatan. Menyelaraskan jadwal kapal dengan rencana tonase yang telah disusun.
  4. Module 4: Penjadwalan Pengisian Bahan Bakar (Bunker Scheduling). Teknik merencanakan waktu dan lokasi pengisian bahan bakar optimal.
  5. Module 5: Analisis Biaya Menyeluruh Perjalanan Kapal. Metode menghitung total biaya voyage mencakup muatan, jadwal, dan bunker.
  6. Module 6: Perencanaan Tonase dan Pemilihan Kapal untuk Muatan Kontrak. Teknik merencanakan kebutuhan tonase berdasarkan volume dan jadwal muatan.
  7. Module 7: Penjadwalan Kapal dan Optimasi Rute Pelayaran. Teknik menyusun jadwal kapal dan memilih rute yang menekan waktu dan biaya.
  8. Module 8: Perencanaan Bunker: Titik Pengisian, Mutu, dan Biaya. Teknik merencanakan pembelian bunker dari titik pengisian dan harga.
  9. Module 9: Analisis Biaya Voyage dan Perbandingan Skenario. Teknik menghitung biaya voyage dan membandingkan beberapa skenario.

Kompetensi Teknis

Program Tonnage Planning, Ship Scheduling, Bunker Scheduling & Cost dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) merencanakan kapasitas muatan (Tonnage planning); (2) menyusun penjadwalan kapal terintegrasi dengan rencana muatan; (3) menyusun penjadwalan pengisian bahan bakar (Bunker scheduling); (4) menganalisis biaya menyeluruh perjalanan kapal; (5) merencanakan tonase dan pemilihan kapal untuk muatan kontrak; dan (6) menyusun penjadwalan kapal dan optimasi rute pelayaran. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang operasi maritim dan pelayaran yang terbiasa mengajarkan perencanaan kapasitas muatan (tonnage planning) kepada peserta lintas fungsi.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.