+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Ship Machinery Engineering

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Marine Engineer, Naval Architect, Chief Engineer, dan Technical Superintendent.

Tentang Program

Memahami prinsip rekayasa di balik sistem permesinan kapal menjadi bekal penting bagi insinyur yang ingin mendalami desain dan pengembangan teknologi permesinan maritim. Pelatihan ini membahas rekayasa permesinan kapal secara mendalam berdasarkan Unified Requirements yang ditetapkan International Association of Classification Societies (IACS) untuk sistem permesinan kapal. Peserta akan mempelajari prinsip termodinamika dan mekanika yang mendasari sistem propulsi kapal, desain sistem permesinan yang memenuhi persyaratan klasifikasi, analisis kegagalan komponen permesinan dari perspektif rekayasa, hingga tren teknologi permesinan kapal masa depan seperti propulsi hybrid. Dengan studi kasus desain sistem permesinan kapal modern, peserta diharapkan memahami rekayasa permesinan kapal secara mendalam sebagai bekal pengembangan teknologi maritim.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Ship Machinery Engineering. Pengantar rekayasa permesinan kapal dan sistem utamanya.
  2. Module 2: Prinsip Rekayasa Sistem Propulsi Kapal. Konsep dasar rekayasa yang mendasari desain sistem penggerak kapal.
  3. Module 3: Prinsip Rekayasa Sistem Bantu Permesinan Kapal. Konsep dasar rekayasa sistem pendukung permesinan utama.
  4. Module 4: Pertimbangan Desain untuk Efisiensi Permesinan. Faktor rekayasa yang memengaruhi efisiensi sistem permesinan.
  5. Module 5: Studi Kasus Pengembangan Teknologi Permesinan Kapal. Menganalisis kasus inovasi teknologi permesinan kapal terkini.
  6. Module 6: Mesin Diesel Utama dan Sistem Pendukungnya. Pengenalan mesin diesel utama beserta sistem bahan bakar, pelumas, dan pendinginan yang menopangnya.
  7. Module 7: Mesin Bantu, Pembangkit Listrik, dan Distribusi Daya Kapal. Pengenalan mesin bantu, generator, dan sistem distribusi daya yang memasok listrik ke seluruh kapal.
  8. Module 8: Sistem Permesinan Dek: Winch, Kemudi, dan Pompa. Pengenalan permesinan dek, yaitu winch, mesin kemudi, dan pompa, serta fungsinya dalam operasi kapal.
  9. Module 9: Pemantauan Kondisi dan Pemeliharaan Permesinan Kapal. Teknik memantau kondisi permesinan dan merencanakan pemeliharaan berdasarkan jam kerja dan hasil pemantauan.

Kompetensi Teknis

Program Ship Machinery Engineering dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) menerapkan prinsip rekayasa sistem propulsi kapal; (2) menerapkan prinsip rekayasa sistem bantu permesinan kapal; (3) menerapkan pertimbangan desain untuk efisiensi permesinan; (4) memahami mesin diesel utama dan sistem pendukungnya; (5) menguasai mesin bantu, pembangkit listrik, dan distribusi daya kapal; dan (6) memahami sistem permesinan dek: winch, kemudi, dan pompa. Kompetensi ini berkontribusi pada keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang operasi maritim dan pelayaran yang menangani langsung mesin bantu, pembangkit listrik, dan distribusi daya kapal dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.