+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Operationalizing Port Operation

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Port Operation Officer, Terminal Officer, Port Supervisor, dan Staf Operasi Pelabuhan.

Tentang Program

Melanjutkan dari modul pengantar, tahap kedua rangkaian ini berfokus pada penerapan operasi pelabuhan dalam praktik operasional sehari-hari, bukan lagi sekadar pengenalan konsep. Materi tetap merujuk pada UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran sebagai kerangka hukum operasional pelabuhan. Peserta akan berlatih menerapkan koordinasi operasional bongkar muat harian, penjadwalan kedatangan dan keberangkatan kapal (berthing schedule) secara akurat, penanganan kendala operasional mendadak seperti keterlambatan kapal atau cuaca buruk, hingga pelaporan status operasional kepada manajemen pelabuhan secara berkala. Dengan simulasi penanganan operasional pelabuhan sehari-hari, peserta diharapkan mampu menjalankan operasi pelabuhan secara konsisten sebelum melanjutkan ke modul analisis peningkatan kualitas berbasis data pada tahap berikutnya. Rujukan: praktik IAPH.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Implementasi Port Operation Harian. Pengantar penerapan operasi pelabuhan dalam kegiatan sehari-hari.
  2. Module 2: Rutinitas Operasional Pelabuhan Harian. Aktivitas rutin yang dijalankan dalam operasional pelabuhan.
  3. Module 3: Koordinasi Operasional dengan Kapal dan Pengguna Jasa. Komunikasi rutin dengan kapal dan pihak pengguna jasa pelabuhan.
  4. Module 4: Penanganan Kendala Operasional Harian Pelabuhan. Prosedur menangani kendala yang muncul dalam operasional harian pelabuhan.
  5. Module 5: Praktik Implementasi Port Operation pada Studi Kasus. Latihan menerapkan operasi pelabuhan pada skenario operasional.
  6. Module 6: Penjadwalan Sandar dan Pengelolaan Antrian Kapal Harian. Teknik menjadwalkan sandar dan mengelola antrian kapal harian agar dermaga terpakai optimal.
  7. Module 7: Koordinasi Shift Operasi dan Serah Terima Tugas. Teknik berkoordinasi antarshift dan menyerahterimakan tugas agar informasi operasi tidak terputus.
  8. Module 8: Penanganan Kejadian Operasional: Keterlambatan dan Peralatan Rusak. Teknik menangani gangguan operasional, seperti kapal terlambat dan peralatan rusak, serta menjaga arus kerja.
  9. Module 9: Pencatatan Kinerja Harian dan Pelaporan Operasional Pelabuhan. Teknik mencatat kinerja harian pelabuhan dan menyusun laporan operasional yang rapi.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program Operationalizing Port Operation, peserta mampu: (1) memahami rutinitas operasional pelabuhan harian; (2) menguasai koordinasi operasional dengan kapal dan pengguna jasa; (3) menangani kendala operasional harian pelabuhan; (4) memahami praktik implementasi port operation pada studi kasus; (5) menyusun penjadwalan sandar dan pengelolaan antrian kapal harian; dan (6) menerapkan koordinasi shift operasi dan serah terima tugas. Capaian tersebut mendukung keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang operasi maritim dan pelayaran yang menangani langsung penjadwalan sandar dan pengelolaan antrian kapal harian dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.