+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Engine Room Resource Management (ERRM)

70% Practical, 30% Theoretical Sertifikat Regulator Perwira Kamar Mesin, Chief Engineer, Second Engineer, dan Marine Engineer.

Tentang Program

Kesalahan komunikasi dan koordinasi di antara perwira kamar mesin dapat berujung pada kegagalan mesin yang membahayakan seluruh kapal, sehingga manajemen sumber daya tim menjadi keterampilan krusial yang harus dikuasai. Pelatihan ini membahas Engine Room Resource Management (ERRM) berdasarkan STCW Manila Amendments yang mewajibkan pelatihan manajemen sumber daya tim bagi perwira kapal. Peserta akan mempelajari teknik komunikasi efektif antarperwira dan awak kamar mesin, pengambilan keputusan bersama dalam situasi darurat mesin, manajemen beban kerja dan kelelahan tim kamar mesin, hingga simulasi skenario kegagalan mesin yang menuntut koordinasi tim yang solid. Dengan simulasi kamar mesin yang realistis, peserta diharapkan mampu menjalankan manajemen sumber daya kamar mesin secara efektif dan meminimalkan risiko kegagalan akibat kesalahan koordinasi tim.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Engine Room Resource Management. Pengantar manajemen sumber daya kamar mesin dan kerja sama tim.
  2. Module 2: Verifikasi Kompetensi Komunikasi Efektif Antarperwira Mesin. Unit kompetensi berkomunikasi secara efektif dalam tim kamar mesin.
  3. Module 3: Verifikasi Kompetensi Koordinasi Tim Kamar Mesin. Unit kompetensi mengoordinasikan tugas antarperwira dan awak mesin.
  4. Module 4: Verifikasi Kompetensi Pengambilan Keputusan dalam Situasi Kritis. Unit kompetensi mengambil keputusan cepat saat kondisi darurat mesin.
  5. Module 5: Simulasi Ujian Engine Room Resource Management. Latihan menghadapi asesmen sesuai persyaratan STCW.

Kompetensi Teknis

Melalui program ERRM (Engine Room Resource Management), peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) memahami verifikasi kompetensi komunikasi efektif antarperwira mesin; (2) menguasai verifikasi kompetensi koordinasi tim kamar mesin; dan (3) menerapkan verifikasi kompetensi pengambilan keputusan dalam situasi kritis. Capaian tersebut mendukung keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi serta kesiapan memenuhi persyaratan kompetensi pada skema sertifikasi terkait.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) sekaligus instruktur yang menangani langsung verifikasi kompetensi komunikasi efektif antarperwira mesin dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.