+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Bunker Risk Management

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Bunker Risk Manager, Bunker Trader, Treasury Officer, dan Fleet Manager.

Tentang Program

Fluktuasi harga bahan bakar kapal (bunker) yang tidak dikelola dengan baik dapat menggerus margin keuntungan operator kapal secara signifikan, terutama mengingat bunker merupakan komponen biaya operasional terbesar. Pelatihan ini membahas manajemen risiko bunker mencakup risiko harga, kualitas, dan pasokan, merujuk pada praktik hedging bahan bakar yang digunakan operator kapal global. Peserta akan mempelajari instrumen hedging harga bunker seperti bunker swap dan futures, strategi mitigasi risiko kualitas bunker yang tidak sesuai spesifikasi, diversifikasi pemasok bunker untuk mengurangi risiko pasokan, hingga penyusunan kebijakan manajemen risiko bunker perusahaan. Dengan studi kasus strategi hedging bunker yang diterapkan operator kapal besar, peserta diharapkan mampu mengelola risiko bunker secara profesional dan melindungi profitabilitas perusahaan.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Bunker Risk Management. Pengantar manajemen risiko harga bunker dan instrumen lindung nilainya.
  2. Module 2: Analisis Fluktuasi Harga Bahan Bakar Kapal. Teknik menganalisis pola pergerakan harga bunker global.
  3. Module 3: Strategi Hedging untuk Mengelola Risiko Harga Bunker. Instrumen keuangan yang digunakan mengelola risiko fluktuasi harga.
  4. Module 4: Perencanaan Anggaran Bunker Berbasis Skenario. Metode menyusun anggaran yang mempertimbangkan berbagai skenario harga.
  5. Module 5: Studi Kasus Manajemen Risiko Bunker yang Efektif. Menganalisis kasus operator kapal yang berhasil mengelola risiko harga bunker.
  6. Module 6: Identifikasi Eksposur Harga Bahan Bakar dalam Operasi Armada. Teknik mengenali eksposur terhadap harga bunker dari volume konsumsi, kontrak sewa, dan jadwal pembelian armada.
  7. Module 7: Instrumen Lindung Nilai Harga Bunker: Swap dan Opsi. Pengenalan instrumen lindung nilai harga bunker, yaitu swap dan opsi, beserta kelebihan dan batasannya.
  8. Module 8: Penyusunan Kebijakan dan Batas Risiko Pengadaan Bunker. Teknik menyusun kebijakan risiko bunker, termasuk batas eksposur, instrumen yang diizinkan, dan wewenang keputusan.
  9. Module 9: Pemantauan Posisi Lindung Nilai dan Pelaporan Kinerja. Teknik memantau posisi lindung nilai terhadap eksposur dan melaporkan hasilnya kepada manajemen.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Bunker Risk Management, peserta mampu: (1) menganalisis fluktuasi harga bahan bakar kapal; (2) merumuskan strategi hedging untuk mengelola risiko harga bunker; (3) merencanakan anggaran bunker berbasis skenario; (4) mengidentifikasi eksposur harga bahan bakar dalam operasi armada; (5) menguasai instrumen lindung nilai harga bunker: swap dan opsi; dan (6) menyusun kebijakan dan batas risiko pengadaan bunker. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) yang mendampingi peserta program Bunker Risk Management menguasai penyusunan kebijakan dan batas risiko pengadaan bunker.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.