+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Maritime

Basic Code of Safety for Ship Using Gas or Other Low Flashpoint Fuels

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Personel Kapal Berbahan Bakar Gas Alternatif, Perwira Dek, Perwira Mesin, dan Safety Officer.

Tentang Program

Personel kapal berbahan bakar gas atau titik nyala rendah lainnya yang tidak memahami kode keselamatan khusus berisiko menghadapi risiko keselamatan yang belum teridentifikasi. Pelatihan dasar ini membekali peserta dengan kode keselamatan untuk kapal berbahan bakar gas atau titik nyala rendah. Pelatihan ini merujuk pada IGF Code dari IMO mengenai keselamatan kapal berbahan bakar alternatif. Peserta akan mempelajari kerangka IGF Code secara dasar, karakteristik bahan bakar gas dan titik nyala rendah, prosedur keselamatan dasar sistem bahan bakar alternatif, hingga praktik simulasi keselamatan dasar sesuai IGF Code. Dengan praktik simulasi yang komprehensif, peserta diharapkan memiliki kompetensi Basic Code of Safety for Ship Using Gas or Other Low Flashpoint Fuels sesuai IGF Code dari IMO.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Basic Safety Gas or Low Flashpoint Fuels. Pengantar keselamatan dasar kapal berbahan bakar gas atau bertitik nyala rendah.
  2. Module 2: Kerangka IGF Code Secara Dasar. Pemahaman dasar kerangka IGF Code yang diatur IMO.
  3. Module 3: Karakteristik Bahan Bakar Gas dan Titik Nyala Rendah. Pengenalan karakteristik bahan bakar gas dan titik nyala rendah.
  4. Module 4: Prosedur Keselamatan Dasar Sistem Bahan Bakar Alternatif. Prosedur keselamatan dasar untuk sistem bahan bakar alternatif.
  5. Module 5: Praktik Simulasi Keselamatan Dasar Sesuai IGF Code. Latihan simulasi keselamatan dasar sesuai persyaratan IGF Code.
  6. Module 6: Bahaya Bahan Bakar Bertitik Nyala Rendah, seperti LNG, Metanol, dan Amonia. Pengenalan bahaya bahan bakar bertitik nyala rendah yang dipakai sebagai bahan bakar kapal.
  7. Module 7: Sistem Penyimpanan dan Penyaluran Bahan Bakar Gas di Kapal. Pengenalan tangki bahan bakar, perpipaan, dan sistem penyaluran bahan bakar gas di kapal.
  8. Module 8: Pengisian Bahan Bakar (Bunkering) dan Keselamatannya. Prosedur pengisian bahan bakar gas dan persyaratan keselamatan selama bunkering.
  9. Module 9: Deteksi Gas, Ventilasi, dan Tanggap Darurat pada Kapal Berbahan Bakar Gas. Pengenalan sistem deteksi gas, ventilasi, dan prosedur darurat pada kapal berbahan bakar gas.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program Basic Code of Safety for Ship Using Gas, peserta mampu: (1) memahami kerangka IGF code secara dasar; (2) menguasai karakteristik bahan bakar gas dan titik nyala rendah; (3) menerapkan prosedur keselamatan dasar sistem bahan bakar alternatif; (4) memahami praktik simulasi keselamatan dasar sesuai IGF code; (5) menguasai bahaya bahan bakar bertitik nyala rendah, seperti LNG, metanol, dan amonia; dan (6) memahami sistem penyimpanan dan penyaluran bahan bakar gas di kapal. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap ketentuan maritim, dan keandalan operasi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) sekaligus instruktur yang mendampingi peserta program Basic Code of Safety for Ship menguasai praktik simulasi keselamatan dasar sesuai IGF code.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Maritime dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Maritime

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.