+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Sertifikasi Internasional

Certified Project Risk Manager (CPRM)

70% Practical, 30% Theoretical Sertifikat Internasional Project Risk Manager, Project Manager, PMO Specialist, dan Risk Analyst.

Tentang Program

Manajer risiko proyek yang tidak memiliki sertifikasi yang diakui secara internasional berisiko kurang kredibel dalam mengelola risiko proyek berskala besar. Sertifikasi Certified Project Risk Manager memberikan pengakuan profesional internasional atas kompetensi manajemen risiko proyek, merujuk pada kerangka PMBOK mengenai manajemen risiko proyek yang diakui luas. Peserta akan menjalani asesmen kompetensi dalam identifikasi risiko proyek sejak perencanaan, analisis kualitatif dan kuantitatif risiko proyek, perumusan strategi respons risiko, hingga pemantauan risiko sepanjang siklus proyek. Kelulusan sertifikasi Certified Project Risk Manager (CPRM) ini memberikan pengakuan internasional atas kompetensi peserta dalam mengelola risiko proyek secara profesional sesuai PMBOK. Sertifikasi ini menjadi bekal penting bagi manajer proyek yang menangani proyek berisiko tinggi.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengantar Sertifikasi Certified Project Risk Manager CPRM. Gambaran jalur sertifikasi Certified Project Risk Manager CPRM dan kompetensi yang menjadi fokus sertifikasi tersebut yang diharapkan dari pemegangnya.
  2. Module 2: Identifikasi Risiko Proyek Sejak Perencanaan. Teknik mengenali risiko proyek sedini mungkin dalam siklus proyek.
  3. Module 3: Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Risiko Proyek CPRM. Kedua pendekatan analisis sesuai sertifikasi CPRM untuk menilai risiko.
  4. Module 4: Perumusan Strategi Respons Risiko. Teknik menyusun respons yang sesuai jenis risiko proyek.
  5. Module 5: Pengembangan Daftar Risiko dan Pemilik Risiko Proyek. Menyusun daftar risiko dan menunjuk pemiliknya. Pembahasan disertai contoh kasus yang relevan dengan tugas pemegang sertifikasi ini.
  6. Module 6: Perencanaan Kontingensi dan Cadangan Biaya. Menyiapkan cadangan waktu dan biaya untuk risiko. Pembahasan disertai contoh kasus yang relevan dengan tugas pemegang sertifikasi ini.
  7. Module 7: Pemantauan Risiko dan Pelaporan Selama Pelaksanaan. Memantau risiko dan melaporkannya secara berkala. Pembahasan disertai contoh kasus yang relevan dengan tugas pemegang sertifikasi ini.
  8. Module 8: Pengelolaan Risiko Pengadaan dan Kontrak Proyek. Mengelola risiko pada pengadaan dan kontrak. Pembahasan disertai contoh kasus yang relevan dengan tugas pemegang sertifikasi ini.
  9. Module 9: Studi Kasus Penerapan Certified Project Risk Manager CPRM. Latihan menerapkan konsep inti sertifikasi pada kasus kerja nyata, dari analisis situasi hingga evaluasi hasil keputusan.

Kompetensi Teknis

Melalui program Certified Project Risk Manager CPRM, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) mengidentifikasi risiko proyek sejak perencanaan; (2) menganalisis kualitatif dan kuantitatif risiko proyek CPRM; (3) merumuskan strategi respons risiko; (4) mengembangkan daftar risiko dan pemilik risiko proyek; (5) merencanakan kontingensi dan cadangan biaya; dan (6) memantau risiko dan pelaporan selama pelaksanaan. Kompetensi ini berkontribusi pada penerapan praktik terbaik global, daya saing profesional, dan tata kelola organisasi serta kesiapan memenuhi persyaratan kompetensi pada skema sertifikasi terkait.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) yang berpengalaman memandu pengembangan daftar risiko dan pemilik risiko proyek melalui kasus nyata.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Sertifikasi Internasional dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Sertifikasi Internasional

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.