+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Risk Management

Teknik Identifikasi Risiko Proses & Peralatan

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Process Safety Engineer, HAZOP Facilitator, Operations Engineer, dan Risk Engineer.

Tentang Program

Kegagalan proses dan peralatan yang tidak teridentifikasi risikonya sejak awal berisiko menimbulkan insiden yang membahayakan keselamatan dan operasional. Menguasai teknik identifikasi risiko proses dan peralatan menjadi kompetensi penting bagi engineer dan praktisi keselamatan proses. Pelatihan ini merujuk pada kerangka HAZOP (Hazard and Operability Study) sebagai standar identifikasi risiko proses yang diakui luas. Peserta akan mempelajari metodologi HAZOP untuk identifikasi risiko proses, teknik identifikasi risiko kegagalan peralatan, penggunaan guide word dalam analisis deviasi proses, hingga penyusunan rekomendasi mitigasi berdasarkan temuan HAZOP. Dengan praktik menjalankan sesi HAZOP pada studi kasus, peserta diharapkan menguasai teknik identifikasi risiko proses dan peralatan secara sistematis. Kompetensi ini menjadi bekal penting bagi engineer yang bertanggung jawab menjaga keselamatan proses industri.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Identifikasi Risiko Proses dan Peralatan. Pengantar identifikasi risiko pada proses dan peralatan, mencakup metode yang lazim dipakai.
  2. Module 2: Metodologi HAZOP untuk Identifikasi Risiko Proses. Pendekatan sistematis mengidentifikasi risiko dalam proses industri.
  3. Module 3: Teknik Identifikasi Risiko Kegagalan Peralatan. Metode mengenali potensi kegagalan yang membahayakan operasional.
  4. Module 4: Penggunaan Guide Word dalam Analisis Deviasi Proses. Teknik menggunakan kata kunci panduan untuk analisis HAZOP.
  5. Module 5: Keterlibatan Tim Lintas Fungsi dalam Sesi HAZOP. Teknik melibatkan tim lintas fungsi dalam sesi identifikasi risiko HAZOP.
  6. Module 6: Dokumentasi Hasil Identifikasi Risiko Proses. Teknik mendokumentasikan hasil identifikasi risiko proses secara sistematis.
  7. Module 7: Tindak Lanjut Rekomendasi Identifikasi Risiko. Teknik menindaklanjuti rekomendasi hasil identifikasi risiko proses.
  8. Module 8: Praktik Simulasi Sesi HAZOP pada Studi Kasus. Latihan simulasi menjalankan sesi HAZOP pada studi kasus proses nyata.
  9. Module 9: Penyusunan Rekomendasi Mitigasi Berdasarkan Temuan HAZOP. Menyusun rekomendasi mitigasi dari hasil identifikasi risiko.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Teknik Identifikasi Risiko Proses & Peralatan, peserta mampu: (1) memahami metodologi HAZOP untuk identifikasi risiko proses; (2) menerapkan teknik identifikasi risiko kegagalan peralatan; (3) menggunakan guide word dalam analisis deviasi proses; (4) memahami keterlibatan tim lintas fungsi dalam sesi HAZOP; (5) menguasai dokumentasi hasil identifikasi risiko proses; dan (6) menerapkan tindak lanjut rekomendasi identifikasi risiko. Capaian tersebut mendukung ketahanan organisasi, pengambilan keputusan berbasis risiko, dan tata kelola yang kuat.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) praktisi identifikasi risiko proses dan peralatan yang memakai HAZOP serta teknik kegagalan lainnya.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Risk Management dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Risk Management

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.