+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Risk Management

Risk-Based Inspection (RBI)

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Inspection Engineer, Integrity Engineer, Maintenance Engineer, dan Reliability Engineer.

Tentang Program

Peralatan dan fasilitas yang diinspeksi tanpa mempertimbangkan tingkat risiko berisiko menghasilkan alokasi sumber daya inspeksi yang tidak efisien. Risk-Based Inspection menjadi pendekatan yang memprioritaskan inspeksi berdasarkan tingkat risiko peralatan. Pelatihan ini merujuk pada standar API 580 mengenai Risk-Based Inspection yang diakui luas dalam industri migas dan proses. Peserta akan mempelajari metodologi penilaian risiko peralatan untuk RBI, penentuan interval inspeksi berdasarkan tingkat risiko, integrasi RBI dengan program pemeliharaan, hingga dokumentasi hasil RBI untuk perencanaan inspeksi. Dengan praktik menerapkan RBI pada studi kasus fasilitas, peserta diharapkan mampu menerapkan Risk-Based Inspection secara efisien sesuai standar API 580. Efisiensi alokasi sumber daya inspeksi ini membantu organisasi memfokuskan perhatian pada peralatan dengan risiko tertinggi.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengantar Risk-Based Inspection. Pengantar inspeksi berbasis risiko dan cara menentukan prioritas inspeksi peralatan.
  2. Module 2: Metodologi Penilaian Risiko Peralatan untuk RBI. Teknik menilai risiko peralatan sebagai dasar penentuan prioritas inspeksi.
  3. Module 3: Penentuan Interval Inspeksi Peralatan Sesuai Hasil RBI. Metode menentukan frekuensi inspeksi berdasarkan hasil penilaian RBI.
  4. Module 4: Integrasi RBI dengan Program Pemeliharaan. Menghubungkan hasil RBI dengan perencanaan program pemeliharaan.
  5. Module 5: Praktik Dokumentasi Hasil RBI untuk Perencanaan Inspeksi. Latihan mendokumentasikan hasil RBI sebagai dasar perencanaan inspeksi.
  6. Module 6: Mekanisme Kerusakan dan Penurunan Kondisi Peralatan. Pengenalan mekanisme kerusakan yang menentukan risiko.
  7. Module 7: Penilaian Probabilitas dan Konsekuensi Kegagalan Peralatan. Teknik menghitung probabilitas dan konsekuensi kegagalan.
  8. Module 8: Penyusunan Matriks Risiko dan Peringkat Prioritas Inspeksi. Teknik memeringkatkan peralatan berdasarkan risiko.
  9. Module 9: Pembaruan Penilaian RBI Setelah Perubahan Kondisi. Teknik memperbarui RBI saat ada perubahan operasi.

Kompetensi Teknis

Melalui program Risk-Based Inspection (RBI), peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) memahami metodologi penilaian risiko peralatan untuk RBI; (2) menentukan interval inspeksi peralatan sesuai hasil RBI; (3) mengintegrasikan RBI dengan program pemeliharaan; (4) memahami praktik dokumentasi hasil RBI untuk perencanaan inspeksi; (5) menguasai mekanisme kerusakan dan penurunan kondisi peralatan; dan (6) menilai probabilitas dan konsekuensi kegagalan peralatan. Kompetensi ini berkontribusi pada ketahanan organisasi, pengambilan keputusan berbasis risiko, dan tata kelola yang kuat.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) praktisi risk-based inspection yang menilai risiko peralatan dan menentukan interval inspeksi.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Risk Management dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Risk Management

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.