+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Risk Management

Project Scheduling & Scheduling Risk Analysis

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Project Scheduler, Project Control Officer, Project Planner, dan Project Manager.

Tentang Program

Jadwal proyek yang disusun tanpa mempertimbangkan risiko keterlambatan berisiko menghasilkan proyek yang gagal memenuhi target waktu. Analisis risiko penjadwalan menjadi kompetensi penting bagi profesional yang menyusun dan mengelola jadwal proyek. Pelatihan ini merujuk pada praktik Project Management Institute (PMI) mengenai Schedule Risk Analysis. Peserta akan mempelajari penyusunan jadwal proyek menggunakan critical path method, identifikasi risiko yang berdampak pada jadwal, simulasi Monte Carlo untuk analisis risiko jadwal, hingga penyusunan buffer jadwal berdasarkan hasil analisis risiko. Dengan praktik menganalisis risiko penjadwalan pada studi kasus, peserta diharapkan mampu menyusun project scheduling dan menganalisis scheduling risk secara sistematis dan akurat. Kompetensi ini menjadi bekal penting bagi profesional yang bertanggung jawab memastikan proyek selesai tepat waktu. Rujukan: PMBOK Guide dan praktik PMI.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Schedule Risk Analysis. Pengantar analisis risiko penjadwalan proyek, mulai dari jalur kritis hingga simulasi durasi.
  2. Module 2: Penyusunan Jadwal Proyek Menggunakan Critical Path Method. Teknik menyusun jadwal yang mengidentifikasi jalur kritis proyek.
  3. Module 3: Identifikasi Risiko yang Berdampak pada Jadwal. Pengenalan risiko yang berpotensi memengaruhi ketepatan waktu proyek.
  4. Module 4: Simulasi Monte Carlo untuk Analisis Risiko Jadwal. Teknik menggunakan simulasi probabilistik untuk analisis risiko jadwal.
  5. Module 5: Penyusunan Buffer Jadwal Berdasarkan Hasil Analisis Risiko. Metode menentukan buffer waktu yang sesuai hasil analisis risiko.
  6. Module 6: Teknik Simulasi Monte Carlo untuk Risiko Jadwal. Teknik menggunakan simulasi Monte Carlo untuk analisis risiko jadwal.
  7. Module 7: Identifikasi Jalur Kritis yang Berisiko Tinggi. Teknik mengidentifikasi jalur kritis yang memiliki risiko tinggi.
  8. Module 8: Penyusunan Buffer Jadwal Berbasis Risiko. Teknik menyusun buffer jadwal berdasarkan tingkat risiko yang diidentifikasi.
  9. Module 9: Pelaporan Risiko Jadwal kepada Manajer Proyek. Teknik melaporkan hasil analisis risiko jadwal kepada manajer proyek.

Kompetensi Teknis

Melalui program Project Scheduling & Scheduling Risk Analysis, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) menyusun jadwal proyek menggunakan critical path method; (2) mengidentifikasi risiko yang berdampak pada jadwal; (3) menerapkan simulasi monte carlo untuk analisis risiko jadwal; (4) menyusun buffer jadwal berdasarkan hasil analisis risiko; (5) menerapkan teknik simulasi monte carlo untuk risiko jadwal; dan (6) mengidentifikasi jalur kritis yang berisiko tinggi. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap ketahanan organisasi, pengambilan keputusan berbasis risiko, dan tata kelola yang kuat.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) analis jadwal proyek yang menyusun jadwal dan mengidentifikasi risiko yang berdampak pada penyelesaian.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Risk Management dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Risk Management

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.