+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Risk Management

Procurement Risk Management and Supplier Risk Assessment

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Procurement Risk Officer, Procurement Manager, Category Manager, dan Supplier Risk Analyst.

Tentang Program

Rantai pasok yang bergantung pada pemasok tanpa penilaian risiko yang memadai berisiko mengalami gangguan pasokan akibat kegagalan pemasok. Mengelola risiko procurement dan menilai risiko pemasok menjadi kompetensi penting bagi profesional pengadaan. Pelatihan ini merujuk pada praktik Chartered Institute of Procurement and Supply (CIPS) mengenai manajemen risiko dalam procurement. Peserta akan mempelajari identifikasi risiko dalam proses procurement, metodologi penilaian risiko pemasok, strategi mitigasi risiko rantai pasok, hingga pemantauan risiko pemasok secara berkelanjutan. Dengan studi kasus penilaian risiko pemasok nyata, peserta diharapkan mampu mengelola procurement risk management dan supplier risk assessment secara sistematis dan proaktif. Pendekatan proaktif ini membantu organisasi menghindari gangguan pasokan yang dapat mengganggu kelangsungan operasional. Rujukan: ISO 31000:2018 dan praktik CIPS.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Procurement Risk Management. Pengantar manajemen risiko pengadaan dan risiko pemasok.
  2. Module 2: Identifikasi Risiko dalam Proses Procurement. Teknik mengenali risiko yang melekat pada proses pengadaan.
  3. Module 3: Metodologi Penilaian Risiko Pemasok. Pendekatan sistematis menilai tingkat risiko setiap pemasok.
  4. Module 4: Strategi Mitigasi Risiko Rantai Pasok. Teknik mengurangi risiko yang teridentifikasi dalam rantai pasok.
  5. Module 5: Klasifikasi Risiko Pemasok Berdasarkan Tingkat Kritikalitas. Teknik mengklasifikasikan pemasok berdasarkan tingkat kekritisannya.
  6. Module 6: Diversifikasi Sumber Pasokan untuk Mitigasi Risiko. Teknik mendiversifikasi sumber pasokan untuk mengurangi risiko tunggal.
  7. Module 7: Penyusunan Rencana Kontinjensi Rantai Pasok. Teknik menyusun rencana kontinjensi menghadapi gangguan rantai pasok.
  8. Module 8: Pelaporan Risiko Pemasok kepada Manajemen Procurement. Teknik melaporkan hasil penilaian risiko pemasok kepada manajemen.
  9. Module 9: Pemantauan Risiko Pemasok Secara Berkelanjutan. Prosedur memantau risiko pemasok secara terus-menerus.

Kompetensi Teknis

Melalui program Procurement Risk Management and Supplier Risk Assessment, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) mengidentifikasi risiko dalam proses procurement; (2) menguasai metodologi penilaian risiko pemasok; (3) merumuskan strategi mitigasi risiko rantai pasok; (4) memahami klasifikasi risiko pemasok berdasarkan tingkat kritikalitas; (5) menguasai diversifikasi sumber pasokan untuk mitigasi risiko; dan (6) menyusun rencana kontinjensi rantai pasok. Kompetensi ini berkontribusi pada ketahanan organisasi, pengambilan keputusan berbasis risiko, dan tata kelola yang kuat.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) pengelola risiko pengadaan yang mengidentifikasi risiko dalam proses dan menilai risiko pemasok.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Risk Management dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Risk Management

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.