+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Risk Management

Operational Risk Management & Resilience

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Operational Resilience Manager, Operations Manager, Business Continuity Manager, dan Risk Officer.

Tentang Program

Risiko operasional yang tidak dikelola dengan mempertimbangkan aspek resiliensi berisiko meninggalkan organisasi rentan terhadap gangguan berulang. Mengintegrasikan operational risk management dengan resiliensi organisasi menjadi pendekatan yang lebih komprehensif. Pelatihan ini merujuk pada ISO 22301 yang diintegrasikan dengan kerangka manajemen risiko operasional. Peserta akan mempelajari identifikasi risiko operasional yang berdampak pada resiliensi, perancangan kontrol yang mendukung resiliensi organisasi, pengujian resiliensi operasional secara berkala, hingga peningkatan berkelanjutan resiliensi operasional. Dengan studi kasus operational risk management dan resiliensi yang berhasil, peserta diharapkan mampu mengelola operational risk management & resilience secara terintegrasi dan berkelanjutan. Pendekatan terintegrasi ini membantu organisasi menghadapi gangguan operasional dengan lebih tangguh dan cepat pulih.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Operational Risk Management dan Resilience. Pengantar manajemen risiko operasional yang dikaitkan dengan ketahanan operasi.
  2. Module 2: Identifikasi Risiko Operasional yang Berdampak pada Resiliensi. Teknik mengenali risiko yang memengaruhi kemampuan bertahan organisasi.
  3. Module 3: Perancangan Kontrol yang Mendukung Resiliensi Organisasi. Metode merancang kontrol yang memperkuat resiliensi.
  4. Module 4: Pengujian Resiliensi Operasional Secara Berkala. Prosedur menguji kesiapan organisasi menghadapi gangguan operasional.
  5. Module 5: Penilaian Ketahanan Operasional Organisasi. Teknik menilai tingkat ketahanan operasional terhadap gangguan.
  6. Module 6: Perencanaan Pemulihan Operasional Pascagangguan. Teknik merencanakan pemulihan operasional setelah terjadi gangguan.
  7. Module 7: Pengujian Rencana Ketahanan Operasional. Teknik menguji rencana ketahanan operasional melalui simulasi.
  8. Module 8: Pembaruan Rencana Ketahanan Berdasarkan Hasil Pengujian. Teknik memperbarui rencana ketahanan berdasarkan hasil pengujian.
  9. Module 9: Peningkatan Berkelanjutan Resiliensi Operasional. Teknik meningkatkan resiliensi organisasi secara terus-menerus.

Kompetensi Teknis

Program Operational Risk Management & Resilience dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) mengidentifikasi risiko operasional yang berdampak pada resiliensi; (2) merancang kontrol yang mendukung resiliensi organisasi; (3) menguji resiliensi operasional secara berkala; (4) menilai ketahanan operasional organisasi; (5) merencanakan pemulihan operasional pascagangguan; dan (6) menguji rencana ketahanan operasional. Kompetensi ini berkontribusi pada ketahanan organisasi, pengambilan keputusan berbasis risiko, dan tata kelola yang kuat.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) pengelola ketahanan operasional yang mengidentifikasi risiko dan merancang kontrol pendukung ketahanan.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Risk Management dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Risk Management

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.