+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Risk Management

Architecting the Transport Risk Management Operating Model

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Head of Transport Risk Management, Logistics Director, Fleet Director, dan Chief Risk Officer.

Tentang Program

Praktik transport risk management yang tidak didukung model operasi yang matang berisiko tidak konsisten antarunit logistik dalam organisasi. Merancang model operasi menjadi tahap puncak dalam pengembangan kompetensi transport risk management. Pelatihan ini merujuk pada praktik ISO 39001 sebagai kerangka model operasi transport risk management tingkat korporat. Peserta akan mempelajari perancangan model operasi transport risk management menyeluruh, integrasi transport risk dengan fungsi logistik lain, standarisasi proses risiko transportasi antarunit, hingga studi kasus model operasi yang berhasil. Dengan studi kasus arsitektur model operasi yang matang, peserta diharapkan mampu merancang transport risk management operating model tingkat korporat yang konsisten. Konsistensi model operasi ini membantu organisasi memastikan pengelolaan risiko transportasi merata di seluruh unit logistik.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Transport Risk Management Operating Model. Pengantar perancangan model operasi manajemen risiko transportasi tingkat korporat.
  2. Module 2: Perancangan Model Operasi Transport Risk Management Menyeluruh. Struktur model operasi yang dapat direplikasi di seluruh organisasi.
  3. Module 3: Integrasi Transport Risk dengan Fungsi Logistik Lain. Menghubungkan manajemen risiko transportasi dengan fungsi logistik lainnya.
  4. Module 4: Standarisasi Proses Risiko Transportasi Antarunit. Teknik menyeragamkan proses risiko transportasi di seluruh unit.
  5. Module 5: Studi Kasus Arsitektur Model Operasi Transport Risk Management. Menganalisis kasus organisasi yang berhasil merancang model operasi menyeluruh.
  6. Module 6: Perumusan Kebijakan dan Standar Risiko Transportasi Korporat. Teknik menyusun standar yang berlaku bagi seluruh moda.
  7. Module 7: Desain Struktur Organisasi dan Tata Kelola Risiko Transportasi. Teknik menetapkan peran, wewenang, dan jalur pelaporan risiko transportasi di tingkat korporat dan lapangan.
  8. Module 8: Pemilihan Teknologi dan Data Pendukung Model Operasi. Teknik memilih sistem pemantauan yang selaras dengan model operasi.
  9. Module 9: Penyusunan Peta Jalan Penerapan Model Operasi. Teknik merencanakan tahapan penerapan model operasi.

Kompetensi Teknis

Melalui program Architecting the Transport Risk Management Operating Model, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) merancang model operasi transport risk management menyeluruh; (2) mengintegrasikan transport risk dengan fungsi logistik lain; (3) menerapkan standarisasi proses risiko transportasi antarunit; (4) merumuskan kebijakan dan standar risiko transportasi korporat; (5) menguasai desain struktur organisasi dan tata kelola risiko transportasi; dan (6) memilih teknologi dan data pendukung model operasi. Capaian tersebut mendukung ketahanan organisasi, pengambilan keputusan berbasis risiko, dan tata kelola yang kuat.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) perancang model operasi risiko transportasi yang mengintegrasikannya dengan fungsi lain.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Risk Management dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Risk Management

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.