+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Petroleum

Surface Water Management in Unconventional Resource Plays

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Environmental Engineer, Completion Engineer, Water Management Specialist, dan HSE Engineer.

Tentang Program

Operasi pengembangan sumber daya non-konvensional seperti shale gas memerlukan volume air permukaan yang besar untuk hydraulic fracturing, menuntut pengelolaan yang cermat mengingat keterbatasan sumber air di banyak lokasi. Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi tersebut, merujuk pada UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air serta praktik standar SPE dalam water management untuk unconventional plays. Peserta akan mempelajari perencanaan kebutuhan air untuk operasi fracturing skala besar, teknik daur ulang air flowback dan produced water, pengelolaan dampak lingkungan penggunaan air permukaan, hingga koordinasi dengan masyarakat sekitar terkait pemanfaatan sumber air bersama. Dengan studi kasus pengelolaan air pada operasi shale gas nyata, peserta diharapkan mampu mengelola air permukaan pada operasi pengembangan sumber daya non-konvensional secara bertanggung jawab.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengelolaan Air Permukaan. Pengantar pengelolaan air permukaan pada kegiatan sumber daya non-konvensional.
  2. Module 2: Kebutuhan Air pada Operasi Sumber Daya Non-Konvensional. Karakteristik kebutuhan air besar untuk hydraulic fracturing shale gas.
  3. Module 3: Sumber dan Ketersediaan Air Permukaan di Area Operasi. Identifikasi sumber air yang tersedia dan keterbatasannya.
  4. Module 4: Pengelolaan dan Daur Ulang Air Flowback. Teknik mengelola dan memanfaatkan kembali air yang kembali ke permukaan.
  5. Module 5: Sumber dan Volume Kebutuhan Air pada Shale Play. Pengenalan sumber air dan volume kebutuhan untuk operasi shale.
  6. Module 6: Teknik Daur Ulang Air Flowback dan Produced Water. Teknik mendaur ulang air untuk mengurangi kebutuhan air baru.
  7. Module 7: Kepatuhan Regulasi Pengelolaan Air pada Unconventional Resources. Pemahaman kepatuhan regulasi terkait pengelolaan air pada sumber daya non-konvensional.
  8. Module 8: Perencanaan Infrastruktur Pengelolaan Air di Lapangan. Teknik merencanakan infrastruktur pengelolaan air di area operasi.
  9. Module 9: Mitigasi Dampak Lingkungan Penggunaan Air Skala Besar. Langkah mengurangi dampak lingkungan dari kebutuhan air yang besar.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Surface Water Management in Unconventional Resource Plays, peserta mampu: (1) memahami kebutuhan air pada operasi sumber daya Non-Konvensional; (2) menguasai sumber dan ketersediaan air permukaan di area operasi; (3) mengelola dan daur ulang air flowback; (4) memahami sumber dan volume kebutuhan air pada shale play; (5) menerapkan teknik daur ulang air flowback dan produced water; dan (6) menerapkan kepatuhan regulasi pengelolaan air pada unconventional resources. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap optimasi produksi, keandalan reservoir dan sumur, serta keputusan teknis berbasis data.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) pengelolaan air permukaan pada sumber daya non-konvensional yang menghitung kebutuhan air operasi dan ketersediaan sumbernya.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Petroleum dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Petroleum

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.