+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Petroleum

Production Chemistry 1 & 2

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Production Engineer, Process Engineer, Chemical Engineer, dan Corrosion Engineer.

Tentang Program

Aspek kimia dalam operasi produksi migas mencakup berbagai fenomena seperti pembentukan scale, korosi, dan emulsi yang memerlukan pemahaman menyeluruh dari tingkat dasar hingga menengah. Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman tersebut secara bertahap, merujuk pada praktik standar Society of Petroleum Engineers (SPE) dalam production chemistry. Peserta akan mempelajari pada tingkat pertama prinsip dasar kimia fluida produksi dan masalah umum yang timbul, dilanjutkan pada tingkat kedua dengan penanganan masalah kimia yang lebih kompleks seperti wax dan asphaltene, pemilihan bahan kimia produksi yang tepat, hingga evaluasi efektivitas penanganan kimia produksi. Dengan studi kasus penanganan masalah kimia produksi dari tingkat dasar hingga menengah, peserta diharapkan memahami aspek kimia dalam operasi produksi migas secara menyeluruh dan bertahap.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengantar Production Chemistry. Pengantar kimia produksi migas tingkat dasar dan menengah.
  2. Module 2: Mekanisme Pembentukan Scale dan Metode Pencegahannya. Proses terbentuknya endapan scale dan cara mencegahnya.
  3. Module 3: Jenis Korosi pada Sistem Produksi dan Pengendaliannya. Karakteristik korosi yang umum terjadi serta metode pengendaliannya.
  4. Module 4: Pembentukan Emulsi dan Teknik Pemecahannya. Proses terbentuknya emulsi minyak-air dan cara memisahkannya.
  5. Module 5: Pengelolaan Bahan Kimia Produksi Secara Aman. Prosedur penanganan bahan kimia yang digunakan dalam operasi produksi.
  6. Module 6: Pemilihan Inhibitor Scale dan Korosi yang Tepat. Teknik memilih bahan kimia inhibitor yang sesuai kondisi produksi.
  7. Module 7: Pengujian Kompatibilitas Bahan Kimia Produksi. Teknik menguji kompatibilitas berbagai bahan kimia sebelum digunakan.
  8. Module 8: Pemantauan Efektivitas Program Kimia Produksi. Teknik memantau efektivitas program kimia yang telah diterapkan.
  9. Module 9: Praktik Diagnosis Masalah Kimia Produksi Tingkat Lanjut. Latihan mendiagnosis masalah kimia kompleks pada studi kasus lapangan.

Kompetensi Teknis

Melalui program Production Chemistry 1 & 2, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) memahami mekanisme pembentukan scale dan metode pencegahannya; (2) menguasai jenis korosi pada sistem produksi dan pengendaliannya; (3) menerapkan pembentukan emulsi dan teknik pemecahannya; (4) mengelola bahan kimia produksi secara aman; (5) memilih inhibitor scale dan korosi yang tepat; dan (6) menguji kompatibilitas bahan kimia produksi. Kompetensi ini berkontribusi pada optimasi produksi, keandalan reservoir dan sumur, serta keputusan teknis berbasis data.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) kimia produksi yang menangani pembentukan scale dan korosi pada sistem produksi serta cara mencegah dan memantaunya.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Petroleum dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Petroleum

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.