Melampaui konsep dasar nilai waktu uang, analisis ekonomi perminyakan yang sesungguhnya harus memperhitungkan skema fiskal kontrak yang menentukan pembagian hasil antara pemerintah dan kontraktor, serta sensitivitas proyek terhadap harga dan biaya. Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi analisis ekonomi perminyakan yang lebih mendalam, merujuk pada UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan peraturan mengenai kontrak bagi hasil, termasuk skema Gross Split. Peserta akan mempelajari pemodelan arus kas proyek migas berdasarkan skema Cost Recovery maupun Gross Split, perhitungan bagian pemerintah dan kontraktor, analisis sensitivitas terhadap harga minyak, biaya, dan produksi, hingga evaluasi risiko proyek menggunakan simulasi. Dengan studi kasus keekonomian proyek migas nyata, peserta diharapkan mampu menganalisis ekonomi perminyakan secara komprehensif termasuk pengaruh skema fiskal terhadap kelayakan proyek. Rujukan: skema PSC.
Berpengalaman dalam bidang Petroleum dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.
Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.