Kurva penurunan produksi (decline curve) sumur migas menyimpan informasi berharga mengenai perilaku reservoir dan potensi cadangan yang tersisa. Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi menganalisis kurva kinerja produksi, merujuk pada praktik standar Society of Petroleum Engineers (SPE) dalam decline curve analysis. Peserta akan mempelajari jenis-jenis model decline seperti eksponensial, hiperbolik, dan harmonik, pemilihan model yang sesuai karakteristik sumur, ekstrapolasi kurva untuk memperkirakan cadangan tersisa (EUR), hingga identifikasi perubahan tren produksi yang memerlukan intervensi. Dengan praktik analisis kurva produksi dari data sumur migas nyata, peserta diharapkan mampu menganalisis kurva kinerja produksi secara akurat dan cermat untuk mendukung perencanaan produksi jangka panjang.
Berpengalaman dalam bidang Petroleum dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.
Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.