+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Oil & Gas

Non metallic materials in oil and gas facilities

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Material Engineer, Mechanical Engineer, Inspection Engineer, dan Procurement Engineer.

Tentang Program

Material non-logam seperti komposit dan polimer semakin banyak digunakan di fasilitas migas karena ketahanannya terhadap korosi, namun memiliki karakteristik yang berbeda dari material logam konvensional. Pelatihan ini membahas material non-logam pada fasilitas migas, merujuk pada standar API 15S mengenai spesifikasi pipa komposit untuk industri migas. Peserta akan mempelajari jenis-jenis material non-logam yang digunakan di fasilitas migas seperti fiberglass dan HDPE, keunggulan dan keterbatasan material non-logam dibandingkan logam, aplikasi yang sesuai untuk material non-logam, hingga pertimbangan pemeliharaan material non-logam yang berbeda dari logam. Dengan studi kasus aplikasi material non-logam pada fasilitas migas nyata, peserta diharapkan memahami material non-logam pada fasilitas migas secara komprehensif dan aplikatif. Rujukan: American Society for Testing and Materials (ASTM).

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Material Non-Logam Migas. Pengantar material non-logam yang dipakai pada industri migas.
  2. Module 2: Karakteristik Komposit dalam Aplikasi Migas. Sifat dan keunggulan material komposit untuk fasilitas migas.
  3. Module 3: Karakteristik Polimer dalam Aplikasi Migas. Sifat dan keunggulan material polimer untuk fasilitas migas.
  4. Module 4: Keunggulan Material Non-Logam Terhadap Korosi. Bagaimana material non-logam mengatasi masalah korosi logam.
  5. Module 5: Studi Kasus Aplikasi Material Non-Logam di Fasilitas Migas. Menganalisis kasus penggunaan material non-logam yang berhasil.
  6. Module 6: Polimer dan Elastomer pada Segel, Hose, dan Pelapis. Pengenalan polimer dan elastomer yang dipakai di fasilitas migas.
  7. Module 7: Material Komposit dan Pipa Plastik untuk Layanan Migas. Pengenalan komposit dan pipa plastik beserta kegunaannya pada fasilitas migas.
  8. Module 8: Mekanisme Degradasi Material Nonlogam: Dekompresi dan Penuaan. Pembahasan penyebab kerusakan material nonlogam, seperti dekompresi eksplosif dan penuaan.
  9. Module 9: Perbandingan Material Nonlogam dengan Logam dalam Aplikasi Migas. Perbandingan kelebihan dan keterbatasan nonlogam dibanding logam.

Kompetensi Teknis

Pada akhir program Non metallic materials in oil and gas facilities, peserta mampu: (1) memahami karakteristik komposit dalam aplikasi migas; (2) menguasai karakteristik polimer dalam aplikasi migas; (3) menerapkan keunggulan material Non-Logam terhadap korosi; (4) memahami polimer dan elastomer pada segel, hose, dan pelapis; (5) menguasai material komposit dan pipa plastik untuk layanan migas; dan (6) menerapkan mekanisme degradasi material nonlogam: dekompresi dan penuaan. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan operasi, keandalan aset, dan efisiensi bisnis minyak dan gas bumi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) yang mendampingi peserta program Non metallic materials in oil and menguasai mekanisme degradasi material nonlogam: dekompresi dan penuaan.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Oil & Gas dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Oil & Gas

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.