+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Oil & Gas

Metallurgy for non metallurgist

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Engineer Non-Metalurgi, Teknisi Non-Metalurgi, Maintenance Engineer, dan Inspection Engineer.

Tentang Program

Insinyur dan teknisi dari disiplin non-metalurgi seringkali perlu memahami dasar-dasar metalurgi untuk berkomunikasi efektif dengan spesialis material dalam pekerjaan lintas disiplin. Pelatihan ini membekali peserta non-spesialis dengan pemahaman dasar metalurgi yang relevan, merujuk pada prinsip ilmu material yang berlaku umum dalam industri migas. Peserta akan mempelajari struktur dasar logam dan pengaruhnya terhadap sifat mekanik, jenis-jenis logam yang umum digunakan di industri migas, dampak proses manufaktur terhadap sifat material yang dihasilkan, hingga istilah-istilah metalurgi dasar yang sering muncul dalam spesifikasi teknis. Dengan pendekatan yang mudah dipahami non-spesialis, peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar metalurgi yang mendukung komunikasi efektif dan produktif dengan spesialis material. Rujukan: American Society for Metals.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengantar Metalurgi Non-Spesialis. Pengantar metalurgi bagi peserta non-spesialis dan hubungannya dengan kinerja material.
  2. Module 2: Struktur Dasar dan Sifat Logam. Konsep dasar struktur mikro yang memengaruhi sifat logam.
  3. Module 3: Proses Perlakuan Panas Logam. Pengenalan dasar proses heat treatment dan pengaruhnya.
  4. Module 4: Istilah Metalurgi yang Sering Digunakan Spesialis. Kosakata dasar yang memudahkan komunikasi dengan spesialis metalurgi.
  5. Module 5: Praktik Membaca Laporan Metalurgi Dasar. Latihan memahami laporan metalurgi tanpa perlu menjadi ahli.
  6. Module 6: Struktur Kristal, Fase, dan Diagram Fase Besi-Karbon. Pengenalan struktur dan fase logam serta diagram besi-karbon.
  7. Module 7: Proses Perlakuan Panas dan Pengaruhnya pada Sifat Baja. Pengenalan perlakuan panas dan pengaruhnya terhadap kekuatan baja.
  8. Module 8: Mekanisme Kerusakan Logam: Retak, Kelelahan, dan Korosi. Pengenalan mekanisme kerusakan logam, yaitu retak, kelelahan, dan korosi, serta tandanya pada komponen.
  9. Module 9: Pemilihan Baja Karbon, Paduan, dan Baja Tahan Karat. Teknik memilih jenis baja karbon, paduan, atau baja tahan karat yang sesuai kebutuhan layanan.

Kompetensi Teknis

Program Metallurgy for non metallurgist dirancang agar peserta memiliki kapabilitas untuk: (1) memahami struktur dasar dan sifat logam; (2) menguasai proses perlakuan panas logam; (3) menerapkan istilah metalurgi yang sering digunakan spesialis; (4) memahami praktik membaca laporan metalurgi dasar; (5) menguasai struktur kristal, fase, dan diagram fase Besi-Karbon; dan (6) menerapkan proses perlakuan panas dan pengaruhnya pada sifat baja. Kompetensi ini berkontribusi pada keselamatan operasi, keandalan aset, dan efisiensi bisnis minyak dan gas bumi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang industri minyak dan gas bumi yang terbiasa mengajarkan mekanisme kerusakan logam: retak, kelelahan, dan korosi kepada peserta lintas fungsi.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Oil & Gas dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Oil & Gas

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.