+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Oil & Gas

Haverley - Crude Assay Management System (H-CAMS)

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Crude Assay Analyst, Crude Evaluation Officer, Process Engineer, dan Production Planner.

Tentang Program

Mengelola data crude assay dari berbagai sumber minyak mentah secara manual menjadi tidak efisien dibandingkan memanfaatkan sistem terintegrasi seperti Haverley Crude Assay Management System (H-CAMS). Pelatihan lanjutan ini membekali peserta dengan kompetensi mengelola data crude assay menggunakan sistem tersebut, mengikuti standar penggunaan yang ditetapkan pengembang H-CAMS. Berbeda dari pelatihan berbasis regulasi, materi ini bersifat teknikal dan mengikuti fitur spesifik perangkat lunak H-CAMS. Peserta akan mempelajari input dan pengelolaan data crude assay dalam sistem, analisis komparatif berbagai jenis crude menggunakan H-CAMS, integrasi data H-CAMS dengan perencanaan produksi kilang, hingga penyelesaian masalah teknis penggunaan sistem. Dengan praktik langsung menggunakan H-CAMS, peserta diharapkan mampu mengelola data crude assay secara lanjutan dan mendukung keputusan operasional kilang. Rujukan: dokumentasi vendor Haverly H-CAMS.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Pengantar H-CAMS. Pengantar H-CAMS untuk pengelolaan data crude dan optimasi kilang.
  2. Module 2: Arsitektur Sistem H-CAMS untuk Data Crude Assay. Pengenalan struktur sistem yang mengelola data crude assay.
  3. Module 3: Input dan Pengelolaan Data Crude Assay dalam H-CAMS. Teknik memasukkan dan mengelola data dari berbagai sumber minyak mentah.
  4. Module 4: Analisis Data Crude Assay Menggunakan H-CAMS. Pemanfaatan sistem untuk menganalisis karakteristik minyak mentah.
  5. Module 5: Praktik Penggunaan H-CAMS pada Studi Kasus. Latihan langsung menggunakan H-CAMS untuk mengelola data crude assay.
  6. Module 6: Pengelolaan Data Crude Assay dan Perpustakaan Minyak Mentah. Teknik mengelola data crude assay dan perpustakaan minyak mentah dalam sistem H-CAMS.
  7. Module 7: Pemodelan Campuran Minyak Mentah dan Prediksi Hasil Produk. Teknik memodelkan campuran minyak mentah dan memperkirakan hasil produk.
  8. Module 8: Pemanfaatan H-CAMS untuk Keputusan Pembelian Minyak Mentah. Teknik memakai H-CAMS untuk mendukung keputusan pembelian dengan membandingkan nilai ekonomi tiap minyak mentah.
  9. Module 9: Integrasi H-CAMS dengan Perencanaan Kilang. Teknik mengintegrasikan H-CAMS dengan perencanaan kilang agar data minyak mentah dipakai konsisten.

Kompetensi Teknis

Setelah menyelesaikan program CAMS, peserta mampu: (1) memahami arsitektur sistem H-CAMS untuk data crude assay; (2) menguasai input dan pengelolaan data crude assay dalam H-CAMS; (3) menganalisis data crude assay menggunakan H-CAMS; (4) memahami praktik penggunaan H-CAMS pada studi kasus; (5) mengelola data crude assay dan perpustakaan minyak mentah; dan (6) memodelkan campuran minyak mentah dan prediksi hasil produk. Dengan demikian, peserta dapat berkontribusi nyata terhadap keselamatan operasi, keandalan aset, dan efisiensi bisnis minyak dan gas bumi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang industri minyak dan gas bumi yang menangani langsung pemanfaatan H-CAMS untuk keputusan pembelian minyak mentah dalam praktik kerja sehari-hari.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Oil & Gas dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Oil & Gas

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.