Berbeda dari aspek komersialisasi, pengembangan lapangan migas secara teknis berfokus pada perencanaan optimal infrastruktur dan strategi produksi untuk memaksimalkan perolehan hidrokarbon dari reservoir yang ditemukan. Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi tersebut, merujuk pada UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta proses persetujuan Plan of Development. Peserta akan mempelajari penyusunan skenario pengembangan lapangan berdasarkan karakteristik reservoir, perencanaan infrastruktur produksi yang optimal secara teknis dan ekonomis, penjadwalan pengeboran sumur pengembangan, hingga integrasi rencana pengembangan dengan fasilitas produksi eksisting. Dengan studi kasus pengembangan lapangan migas nyata, peserta diharapkan mampu merencanakan pengembangan lapangan migas secara komprehensif dari perspektif teknis. Rujukan: Society of Petroleum Engineers (SPE).
Berpengalaman dalam bidang Oil & Gas dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.
Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.