+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Oil & Gas

Architecting the Energy Analysis & Forecasting Operating Model

70% Practical, 30% Theoretical Pelatihan Head of Energy Analysis, Energy Planning Director, Chief Strategy Officer, dan Business Unit Head.

Tentang Program

Sebagai modul penutup dari rangkaian empat tahap analisis dan peramalan energi, program ini membahas perancangan model operasi bagi fungsi tersebut di tingkat organisasi secara menyeluruh dan berkelanjutan. Materi mengintegrasikan seluruh pembelajaran sebelumnya dengan prinsip tata kelola analisis energi di tingkat korporat. Peserta akan mempelajari perancangan struktur tim analisis dan peramalan energi yang efisien, penetapan proses analisis energi yang terstandarisasi dan konsisten, integrasi analisis energi dengan sistem pengambilan keputusan bisnis, hingga pemilihan teknologi pendukung analisis energi dalam jangka panjang. Sebagai penutup rangkaian pembelajaran bertahap, peserta diharapkan mampu merancang model operasi fungsi analisis dan peramalan energi yang berkelanjutan dan efisien bagi organisasinya. Rujukan: International Energy Agency (IEA).

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Module 1: Arsitektur Model Operasi Energy Analysis. Pengantar arsitektur model operasi analisis energi sebagai penutup rangkaian.
  2. Module 2: Perancangan Model Operasi Energy Analysis Menyeluruh. Struktur model operasi yang dapat direplikasi di seluruh organisasi.
  3. Module 3: Integrasi Energy Analysis dengan Fungsi Strategis Lain. Menghubungkan fungsi analisis dengan pengambilan keputusan strategis.
  4. Module 4: Standarisasi Proses Analisis Energi Antartim. Teknik menyeragamkan proses analisis di seluruh tim organisasi.
  5. Module 5: Studi Kasus Arsitektur Model Operasi Energy Analysis. Menganalisis kasus organisasi yang berhasil merancang model operasi menyeluruh.
  6. Module 6: Perancangan Struktur Tim, Peran, dan Alur Kerja Analisis Energi. Teknik merancang tim dan alur kerja analisis energi.
  7. Module 7: Pemilihan Sumber Data, Model, dan Perangkat Analisis Energi. Teknik memilih data dan perangkat untuk analisis energi.
  8. Module 8: Penetapan Tata Kelola, Kontrol Mutu, dan Siklus Pembaruan Peramalan. Teknik menetapkan tata kelola dan siklus pembaruan peramalan.
  9. Module 9: Peta Jalan Penerapan Model Operasi dan Ukuran Keberhasilan. Teknik menyusun peta jalan penerapan model operasi.

Kompetensi Teknis

Melalui program Architecting the Energy Analysis & Forecasting Operating Model, peserta memperoleh kompetensi untuk: (1) merancang model operasi energy analysis menyeluruh; (2) mengintegrasikan energy analysis dengan fungsi strategis lain; (3) menerapkan standarisasi proses analisis energi antartim; (4) merancang struktur tim, peran, dan alur kerja analisis energi; (5) memilih sumber data, model, dan perangkat analisis energi; dan (6) menetapkan tata kelola, kontrol mutu, dan siklus pembaruan peramalan. Capaian tersebut mendukung keselamatan operasi, keandalan aset, dan efisiensi bisnis minyak dan gas bumi.

Tenaga Pengajar

Diampu oleh Subject Matter Expert (SME) di bidang industri minyak dan gas bumi yang berpengalaman memandu perancangan struktur tim, peran, dan alur kerja analisis energi melalui kasus nyata.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Oil & Gas dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Oil & Gas

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.