+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Geoscience

Microseismic Imaging and Hydraulic Fracturing

70% Practice 30% Theory Pelatihan Geophysicist dan seismic interpreter

Tentang Program

Microseismic Imaging and Hydraulic Fracturing membahas pemantauan rekahan hidrolik menggunakan data mikroseismik secara komprehensif dan mendalam. Peserta mempelajari teknik memantau proses rekahan hidrolik (hydraulic fracturing) menggunakan data mikroseismik yang terekam selama stimulasi. Peserta juga mempelajari perangkat lunak yang mendukung pemantauan mikroseismik tersebut secara efisien, serta studi kasus lapangan migas non-konvensional yang berhasil memantau proses rekah hidrolik menggunakan data mikroseismik tersebut secara real-time. Peserta juga mempelajari cara mendokumentasikan hasil pemantauan mikroseismik tersebut secara sistematis. Peserta juga mempelajari cara menyesuaikan parameter pemantauan sesuai karakteristik stimulasi yang dilakukan. Peserta juga mempelajari cara menerapkan hasil pemantauan tersebut dalam optimasi stimulasi lanjutan secara komprehensif dan mendalam.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Locations as Requested by the Client

Syllabus / Materi

  1. Modul 1 — Konsep Microseismic Imaging, memahami prinsip pencitraan menggunakan data mikroseismik.
  2. Modul 2 — Aplikasi untuk Hydraulic Fracturing, menerapkan microseismic imaging untuk memantau rekah hidrolik.
  3. Modul 3 — Praktik Studi Kasus Microseismic Imaging and Fracturing, mengkaji studi kasus pencitraan mikroseismik pada rekah hidrolik.
  4. Modul 4 — Pemantauan Rekahan Hidrolik dengan Mikroseismik, mempelajari teknik memantau rekah hidrolik menggunakan data mikroseismik selama stimulasi.
  5. Modul 5 — Perangkat Lunak Pemantauan Mikroseismik, mempelajari perangkat lunak yang mendukung pemantauan mikroseismik secara efisien.
  6. Modul 6 — Studi Kasus Memantau Real-Time, mengkaji studi kasus lapangan non-konvensional yang memantau rekah hidrolik secara real-time.
  7. Modul 7 — Praktik Mendokumentasikan Hasil Pemantauan, mendokumentasikan hasil pemantauan mikroseismik secara sistematis.
  8. Modul 8 — Praktik Menerapkan dalam Optimasi Stimulasi, praktik menyeluruh menerapkan hasil pemantauan dalam optimasi stimulasi lanjutan.

Jadwal Pelatihan

Offline
I 31 Jan
Online
I 31 Des

Kompetensi Teknis

Mengacu pada Peraturan Menteri ESDM mengenai kegiatan usaha hulu Minyak dan Gas Bumi serta SKKNI bidang Geologi/Geofisika; pekerja pada fungsi geosains wajib memenuhi standar kompetensi ini sesuai jenjang jabatannya.

Tenaga Pengajar

Praktisi/Geoscientist berpengalaman di bidang Microseismic Imaging and Hydraulic Fracturing, dengan rekam jejak implementasi dan pemahaman mendalam atas standar/regulasi yang berlaku pada bidang ini.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Geoscience dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Geoscience

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.