+62 895 3186 1477 | World Capital Tower, Jakarta Selatan
Drilling

Fishing tool & application

Pelatihan 70% Praktik, 30% Teori Drilling Supervisors, Toolpushers, Geomechanics Specialists, Wellbore Stability Engineers, Fishing Operation Leads, serta Drilling Operations Engineers yang menangani mitigasi risiko keterjepitan pipa dan pemulihan kelancaran lubang sumur.

Tentang Program

Program 'Fishing tool & application' adalah program pelatihan praktis yang dirancang khusus untuk menganalisis, mencegah, dan menanggulangi masalah-masalah teknis pengeboran seperti pipa terjepit (stuck pipe), ketidakstabilan dinding sumur (wellbore instability), dan operasi pemancingan (fishing operations). Program ini menguraikan berbagai mekanisme penyebab pipa terjepit—termasuk differential sticking, mechanical sticking, dan hole pack-off—serta dasar-dasar geomekanika batuan bawah permukaan. Peserta akan dilatih mengidentifikasi gejala awal gangguan operasional melalui pemantauan indikator kecenderungan sumur, menerapkan langkah pencegahan secara proaktif, serta menentukan tindakan pelepasan pipa terjepit yang efektif. Materi juga membekali peserta dengan teknik pemilihan dan pengoperasian peralatan pemancingan (seperti fishing jars, overshots, spears, dan washpipe) untuk mengembalikan kelancaran operasi pengeboran secara efisien.

Lokasi Pelatihan

Lokasi
Jakarta or Other Client-Requested Locations (In-House)

Syllabus / Materi

  1. Modul 1: Fishing objectives and stuck-object diagnosis. Modul ini menjelaskan fish, stuck mechanism, well geometry, depth, load limits, restrictions dan data diagnostik sebelum memilih tool.
  2. Modul 2: Fishing tool selection and compatibility. Modul ini menjelaskan overshot, spear, jars, milling tools, magnets atau tool lain berdasarkan fish profile, connection, material dan operating limits.
  3. Modul 3: Pemilihan unit dan peralatan intervensi. Modul ini menjelaskan workover rig, tubing handling, BOP, lubricator, CT, wireline/slickline, snubbing atau fishing tools sesuai jenis operasi dan skema kompetensi peserta.
  4. Modul 4: Eksekusi, monitoring dan kontrol perubahan. Modul ini menjelaskan Mengendalikan sequence, parameter operasi, depth/load/pressure, komunikasi, permit, SIMOPS dan MOC, tindakan di lapangan harus mengikuti programme yang disahkan.
  5. Modul 5: Troubleshooting dan skenario abnormal. Modul ini menjelaskan stuck tools, failed barriers, loss of pressure control, tubing failure dan equipment malfunction, menetapkan tindakan sesuai emergency procedure dan kompetensi.
  6. Modul 6: Handover, laporan dan skema kompetensi. Modul ini menjelaskan Menyerahkan status barrier, konfigurasi sumur, hasil pekerjaan dan risiko tersisa, pilih skema PPSDM Migas sesuai okupasi (rig, snubbing, CT, wireline atau supervisor).

Jadwal Pelatihan

Offline
I 31 Jan
Online
I 31 Des

Kompetensi Teknis

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI Bidang Pengeboran Migas Ditjen ESDM), Standar API (American Petroleum Institute), ISO/TC 67, dan Guidelines SPE (Society of Petroleum Engineers).

Persyaratan

Persyaratan Khusus: ...
Persyaratan Jabatan: ...

Tenaga Pengajar

Subject Matter Expert (SME) & Senior Drilling Consultant berpengalaman 20+ tahun sebagai Lead Drilling Engineer / Drilling Superintendent di KKKS Utama (Pertamina, Chevron, BP, ENI) serta Praktisi Terakreditasi Internasional.
Instruktur Bersertifikasi

Berpengalaman dalam bidang Drilling dengan kompetensi diakui secara nasional maupun internasional.

Program Lain di Drilling

Tertarik mengikuti program ini?

Daftarkan diri Anda sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi lebih lanjut.